Review Film Captain Amerika Dari Awal Hingga Akhir

Film Captain America: The First Avenger adalah film superhero yang dirilis pada tahun 2011 dan merupakan bagian dari Marvel Cinematic Universe (MCU). Film ini disutradarai oleh Joe Johnston dan dibintangi oleh Chris Evans sebagai Steve Rogers/Captain America. Berikut adalah tinjauan film dari awal hingga akhir:

Sinopsis

Awal Film

  • Latar Waktu dan Tempat: Film ini berlatar pada masa Perang Dunia II, dengan beberapa adegan awal berlatar di masa kini saat sebuah kapal es menemukan pesawat yang jatuh.
  • Steve Rogers: Penonton diperkenalkan kepada Steve Rogers, seorang pemuda kurus dan lemah yang sangat ingin bergabung dengan militer untuk berperang melawan Nazi, namun selalu ditolak karena kondisi fisiknya.

Transformasi Menjadi Captain America

  • Program Super-Soldier: Steve akhirnya diterima dalam program eksperimental yang dipimpin oleh Dr. Abraham Erskine (Stanley Tucci). Dia diberikan serum super-soldier yang mengubahnya menjadi lebih kuat, lebih cepat, dan lebih tahan lama.
  • Red Skull: Johann Schmidt (Hugo Weaving), juga dikenal sebagai Red Skull, adalah pemimpin organisasi Nazi HYDRA dan juga subjek awal dari serum super-soldier yang cacat. Red Skull menjadi musuh utama Captain America dalam film ini.

Konflik dan Perkembangan

  • Penolakan Awal: Setelah transformasi, Steve awalnya digunakan sebagai alat propaganda dan diberi nama “Captain America”. Namun, dia segera merasa frustrasi dengan perannya yang terbatas.
  • Penyelamatan: Steve memutuskan untuk bertindak sendiri dan menyelamatkan sahabatnya, Bucky Barnes (Sebastian Stan), dan prajurit lainnya yang ditahan oleh HYDRA.

Puncak Konflik

  • Pertempuran Melawan HYDRA: Captain America memimpin serangan melawan HYDRA, menghancurkan basis mereka dan mengganggu rencana Red Skull untuk mendominasi dunia dengan menggunakan senjata berbasis Tesseract, sumber energi yang sangat kuat.
  • Pertarungan Akhir: Pertarungan terakhir antara Captain America dan Red Skull terjadi di atas pesawat HYDRA yang membawa senjata pemusnah massal. Red Skull akhirnya terbawa oleh Tesseract ke dimensi lain.

Akhir Film

  • Pengorbanan: Steve memutuskan untuk https://cityservetrivalley.org/ menabrakkan pesawat ke Arktik untuk mencegah senjata HYDRA jatuh ke tangan yang salah. Dia mengucapkan selamat tinggal kepada Peggy Carter (Hayley Atwell) melalui radio sebelum pesawatnya jatuh.
  • Kebangkitan di Masa Kini: Film ini berakhir dengan Steve terbangun di masa kini, menemukan dirinya telah membeku dalam es selama hampir 70 tahun. Dia bertemu dengan Nick Fury (Samuel L. Jackson) yang menjelaskan situasi kepadanya.

Analisis dan Kesimpulan

Cerita dan Narasi

  • Cerita film ini adalah tentang keberanian, pengorbanan, dan transformasi. Dari seorang pemuda kurus dan lemah, Steve Rogers berubah menjadi pahlawan yang tidak hanya kuat secara fisik tetapi juga memiliki hati yang besar dan semangat yang tak tergoyahkan.

Akting

  • Chris Evans berhasil memerankan Steve Rogers dengan baik, memberikan keseimbangan antara kerentanan dan keberanian. Hugo Weaving sebagai Red Skull juga memberikan penampilan yang mengesankan sebagai antagonis.

Visual dan Efek Khusus

  • Efek visual dalam film ini sangat baik, terutama transformasi Steve Rogers dan desain futuristik senjata HYDRA. Pemandangan pertempuran dan aksi juga dieksekusi dengan baik, memberikan pengalaman yang mendebarkan bagi penonton.

Tema

  • Tema utama dari film ini adalah patriotisme dan nilai-nilai moral seperti keberanian dan kejujuran. Film ini juga mengeksplorasi tema pengorbanan pribadi untuk kebaikan yang lebih besar.

Baca Juga : Review FIlm Hulk Dari Awal Hingga Akhir

Kesimpulan “Captain America: The First Avenger” adalah film superhero yang kuat dan menghibur, yang menggabungkan elemen sejarah dengan fiksi ilmiah. Film ini menetapkan panggung untuk perkembangan karakter Captain America dalam Marvel Cinematic Universe dan berhasil menangkap esensi dari karakter tersebut.

Review FIlm Hulk Dari Awal Hingga Akhir

Berikut adalah review film “Hulk” dari awal hingga akhir:

Judul: Hulk (2003)

Sutradara:

Ang Lee

Pemeran Utama:

  • Eric Bana sebagai Bruce Banner / Hulk
  • Jennifer Connelly sebagai Betty Ross
  • Sam Elliott sebagai General Thaddeus “Thunderbolt” Ross
  • Nick Nolte sebagai David Banner

Plot:

Awal Film:

Film dimulai dengan kilas balik ke eksperimen genetik yang dilakukan oleh David Banner, seorang ilmuwan https://www.affordableoverheaddoorscolumbus.com/ yang bekerja untuk militer. Dia melakukan percobaan pada dirinya sendiri, yang akhirnya mengakibatkan mutasi pada genetik anaknya, Bruce. Setelah insiden tragis, Bruce menjadi yatim piatu dan diadopsi.

Perkenalan Karakter:

Bruce Banner, sekarang seorang ilmuwan dewasa yang bekerja di laboratorium bioteknologi bersama mantan pacarnya, Betty Ross. Bruce tidak menyadari bahwa mutasi dalam dirinya masih ada sampai sebuah kecelakaan laboratorium membangkitkan mutasi tersebut.

Transformasi Menjadi Hulk:

Saat terjadi kecelakaan di laboratorium yang melibatkan radiasi gamma, Bruce terluka parah. Radiasi memicu mutasi genetiknya, mengubahnya menjadi Hulk, sebuah monster hijau besar dengan kekuatan luar biasa. Hulk muncul ketika Bruce marah atau stres.

Konflik Utama:

Film mengikuti perjuangan Bruce untuk memahami dan mengendalikan transformasinya menjadi Hulk. Dia juga harus menghadapi General Ross, ayah Betty, yang melihat Hulk sebagai ancaman dan berusaha menangkapnya. David Banner, ayah Bruce yang sekarang menjadi gila, muncul kembali dengan rencana jahat untuk memanfaatkan kekuatan Hulk.

Konflik Internal:

Selain konflik eksternal, Bruce berjuang dengan rasa takut dan marahnya sendiri. Transformasinya menjadi Hulk membuatnya takut akan bahaya yang bisa dia timbulkan kepada orang-orang yang dia cintai, terutama Betty.

Klimaks:

Pertarungan akhir antara Hulk dan David Banner, yang sekarang telah mengubah dirinya menjadi entitas yang lebih kuat setelah menyerap energi dari berbagai sumber. Pertarungan ini berlangsung dengan kekuatan besar yang menghancurkan.

Akhir Film:

Setelah pertarungan besar, Bruce berhasil mengalahkan ayahnya, tetapi merasa bahwa dia harus pergi untuk melindungi orang-orang di sekitarnya. Film berakhir dengan Bruce yang menghilang ke hutan belantara, meninggalkan kehidupan lamanya untuk menghindari bahaya yang bisa dia timbulkan.

Analisis:

Sinematografi dan Visual:

  • Ang Lee membawa pendekatan visual yang unik dengan penggunaan panel-panel komik untuk transisi adegan, memberikan nuansa seperti membaca buku komik.
  • Efek visual pada tahun 2003 dianggap canggih, tetapi beberapa efek CGI mungkin tampak kurang realistis dibandingkan dengan standar saat ini.

Akting:

  • Eric Bana memberikan penampilan yang kuat sebagai Bruce Banner, menangkap kompleksitas emosional karakter.
  • Jennifer Connelly dan Sam Elliott juga memberikan penampilan yang solid sebagai karakter pendukung.

Tema:

  • Film ini mengeksplorasi tema-tema seperti trauma keluarga, identitas, dan kontrol emosi.
  • Transformasi Bruce menjadi Hulk dapat dilihat sebagai metafora untuk ketidakmampuan mengendalikan kemarahan dan dampaknya pada hubungan pribadi.

Kritik:

  • Beberapa penonton merasa bahwa film ini terlalu lambat dan introspektif untuk film superhero, mengharapkan lebih banyak aksi dan tempo yang lebih cepat.
  • Ceritanya yang berat dan fokus pada drama psikologis mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi semua penonton yang mencari hiburan murni.

Baca Juga : Review Film Thor Dari Awal Hingga Akhir

Kesimpulan:

“Hulk” (2003) adalah film superhero yang mencoba menggabungkan elemen aksi dengan drama psikologis yang mendalam. Meskipun tidak sepenuhnya berhasil memuaskan semua penonton, film ini menawarkan pandangan unik pada karakter Hulk dan perjuangannya. Bagi yang menghargai pendekatan yang lebih introspektif terhadap genre superhero, “Hulk” memberikan pengalaman yang menarik dan berbeda.

Review Film Thor Dari Awal Hingga Akhir

Thor adalah film superhero yang dirilis pada tahun 2011, diproduksi oleh Marvel Studios dan didistribusikan oleh Paramount Pictures. Film ini disutradarai oleh Kenneth Branagh dan merupakan bagian dari Marvel Cinematic Universe (MCU). Berikut adalah review lengkap dari awal hingga akhir:

Plot Ringkasan

Awal Film

Film ini dimulai dengan memperkenalkan Asgard, sebuah kerajaan mitos di alam semesta yang dipimpin oleh Raja Odin (Anthony Hopkins). Odin memiliki dua putra, Thor (Chris Hemsworth) dan Loki (Tom Hiddleston). Thor adalah pangeran yang kuat dan berani, tetapi juga sombong dan impulsif. Pada saat pelantikan Thor sebagai Raja Asgard, para Frost Giants dari Jotunheim mencoba mencuri senjata berharga dari ruang penyimpanan Asgard. Thor, marah karena serangan ini, melanggar perintah Odin dan menyerang Jotunheim, yang menyebabkan perang hampir terjadi.

Perjalanan Thor ke Bumi

Sebagai hukuman atas kesombongan dan ketidakpatuhan Thor, Odin mencabut kekuatannya dan mengasingkannya ke Bumi, menjadikannya manusia biasa. Thor jatuh di New Mexico, di mana dia ditemukan oleh ilmuwan Jane Foster (Natalie Portman), asistennya Darcy Lewis (Kat Dennings), dan mentor mereka Dr. Erik Selvig (Stellan Skarsgård). Mjolnir, palu Thor yang kuat, juga jatuh ke Bumi tetapi tidak bisa diangkat kecuali oleh seseorang yang dianggap layak.

Perkembangan di Asgard dan Bumi

Sementara Thor beradaptasi dengan kehidupan di Bumi, Loki menemukan bahwa dia sebenarnya adalah anak angkat Odin, lahir dari raja Frost Giant, Laufey (Colm Feore). Loki mengambil keuntungan dari pengasingan Thor untuk merebut tahta Asgard. Di Bumi, Thor mencoba mengambil kembali Mjolnir tetapi gagal, menyadari bahwa dia perlu belajar kerendahan hati.

Klimaks

Loki berencana untuk menghancurkan Jotunheim menggunakan Bifrost, jembatan pelangi yang menghubungkan Asgard dengan dunia lain, untuk membuktikan dirinya kepada Odin. Thor, yang telah belajar dari kesalahannya dan menunjukkan kebajikan sejati, mendapatkan kembali kekuatannya dan kembali ke Asgard untuk menghentikan Loki. Pertarungan sengit terjadi antara Thor dan Loki. Thor menghancurkan Bifrost untuk menghentikan rencana Loki, meskipun ini berarti dia tidak bisa kembali ke Jane di Bumi.

Akhir Film

Loki tampaknya mengorbankan dirinya dengan jatuh ke dalam kehampaan kosmik, tetapi dia sebenarnya selamat. Odin memaafkan Thor dan mengakui bahwa dia telah menjadi pemimpin yang lebih bijaksana. Thor berjanji untuk menemukan cara kembali ke Jane. Di adegan pasca-kredit, Dr. Selvig dibawa ke fasilitas SHIELD, di mana Nick Fury (Samuel L. Jackson) memintanya untuk mempelajari Tesseract, sebuah artefak yang kuat. Loki, yang bersembunyi, memanipulasi Selvig untuk bekerja dengan Tesseract.

Review

Aktor dan Akting

Chris Hemsworth memberikan https://labellefemmeskinstudio.com/ penampilan yang kuat sebagai Thor, menampilkan transisi dari dewa yang sombong ke pahlawan yang rendah hati. Tom Hiddleston juga menonjol sebagai Loki, menciptakan karakter yang kompleks dan menarik. Anthony Hopkins, Natalie Portman, dan pemeran pendukung lainnya memberikan kinerja yang solid.

Sutradara dan Visual

Kenneth Branagh, yang dikenal dengan latar belakang teater Shakespeare, membawa elemen drama klasik ke dalam film ini, terutama dalam adegan-adegan di Asgard. Visual film ini spektakuler, dengan desain dunia Asgard yang megah dan efek khusus yang menakjubkan.

Cerita dan Naskah

Naskah film ini, yang ditulis oleh Ashley Edward Miller, Zack Stentz, dan Don Payne, berhasil menggabungkan mitologi Norse dengan unsur-unsur modern dan humor. Perkembangan karakter Thor terasa alami dan memuaskan, memberikan penonton perjalanan emosional yang memikat.

Baca Juga : Review Film Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides Dari Awal Hingga Akhir

Aksi dan Musik

Adegan aksi dalam film ini dikoreografikan dengan baik dan mendebarkan. Musik yang digubah oleh Patrick Doyle memberikan suasana epik dan heroik yang sesuai dengan skala film ini.

Kesimpulan

“Thor” adalah film superhero yang menghibur dan emosional, dengan penampilan yang kuat dari para aktor dan visual yang menakjubkan. Film ini berhasil memperkenalkan salah satu karakter utama Marvel dan membangun fondasi yang kuat untuk film-film selanjutnya dalam MCU. Ini adalah kombinasi sempurna dari aksi, drama, dan humor yang membuatnya menjadi salah satu favorit di antara penggemar Marvel.

Review Film Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides Dari Awal Hingga Akhir

“Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides” adalah film keempat dalam seri “Pirates of the Caribbean”, yang dirilis pada tahun 2011. Film ini disutradarai oleh Rob Marshall dan menampilkan Johnny Depp sebagai Captain Jack Sparrow, bersama dengan Penélope Cruz, Ian McShane, dan Geoffrey Rush. Berikut adalah ulasan dari awal hingga akhir:

Sinopsis dan Plot Utama

Awal Film

Film dimulai dengan Jack Sparrow (Johnny Depp) dalam pencarian untuk menemukan Fountain of Youth. Dia terlibat dalam berbagai petualangan yang membawanya ke London, di mana dia bertemu dengan mantan kekasihnya, Angelica (Penélope Cruz). Angelica, yang berpura-pura menjadi Jack, sedang merekrut kru untuk ekspedisi mencari Fountain of Youth.

Baca Juga : Beberapa Film Laga Yang Diangkat Dari Kisah Nyata

Pertemuan dengan Blackbeard

Jack akhirnya menemukan dirinya di atas kapal Queen Anne’s Revenge, yang dikapteni oleh Blackbeard (Ian McShane), salah satu bajak laut paling menakutkan di laut. Blackbeard juga sedang mencari Fountain of Youth untuk menghindari kematiannya yang diramalkan.

Perjalanan ke Fountain of Youth

Dalam perjalanan menuju Fountain of Youth, Jack, Angelica, dan kru menghadapi berbagai tantangan, termasuk mermaid (putri duyung) yang memikat dan berbahaya. Salah https://cityservetrivalley.org/ satu syarat untuk mengaktifkan Fountain of Youth adalah mendapatkan air mata mermaid, yang memerlukan upaya besar dari Jack dan kru.

Konflik dengan Barbossa

Sementara itu, Kapten Hector Barbossa (Geoffrey Rush), yang sekarang bekerja untuk Angkatan Laut Inggris, juga sedang mencari Fountain of Youth. Barbossa memiliki dendam pribadi terhadap Blackbeard, yang telah merampas kapal Black Pearl darinya.

Klimaks dan Akhir

Konflik antara Blackbeard, Barbossa, dan Jack memuncak di Fountain of Youth. Dalam pertempuran yang menegangkan, banyak pengkhianatan dan aliansi yang berubah. Pada akhirnya, Blackbeard tewas, dan Angelica selamat tetapi ditinggalkan di sebuah pulau oleh Jack. Barbossa berhasil mengambil alih Queen Anne’s Revenge, dan Jack melanjutkan petualangannya.

Karakter dan Penampilan

  • Johnny Depp sebagai Captain Jack Sparrow: Penampilan Depp tetap memikat sebagai Jack Sparrow yang eksentrik dan cerdas. Karakter Jack Sparrow yang khas dan tingkah laku lucu tetap menjadi daya tarik utama film ini.
  • Penélope Cruz sebagai Angelica: Cruz memberikan penampilan yang kuat sebagai Angelica, seorang wanita yang tangguh dan cerdas dengan sejarah yang rumit bersama Jack.
  • Ian McShane sebagai Blackbeard: McShane berhasil memerankan Blackbeard sebagai bajak laut yang menakutkan dan kejam, menambah elemen ancaman yang serius dalam cerita.
  • Geoffrey Rush sebagai Hector Barbossa: Rush kembali dengan performa yang mengesankan sebagai Barbossa, menampilkan karakter yang kompleks dan penuh dendam.

Visual dan Efek Khusus

Film ini memiliki efek visual yang menakjubkan, terutama dalam adegan pertarungan dan lanskap laut yang luas. Adegan dengan mermaid sangat menonjol dengan efek khusus yang mengesankan dan koreografi yang menarik.

Musik dan Suara

Skor musik yang digubah oleh Hans Zimmer tetap epik dan memberikan suasana petualangan yang tepat sepanjang film. Musiknya mendukung narasi dan menambah intensitas adegan aksi.

Kesimpulan

“Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides” menawarkan petualangan yang mendebarkan dengan karakter-karakter yang dikenal dan disukai. Meskipun tidak semua elemen cerita mendapat pujian, film ini tetap menghibur dengan humor khas Jack Sparrow dan aksi bajak laut yang seru. Bagi penggemar seri ini, film ini adalah tambahan yang layak dalam saga “Pirates of the Caribbean”.

Beberapa Film Laga Yang Diangkat Dari Kisah Nyata

Film laga yang diangkat dari kisah nyata sering kali menarik perhatian karena menggabungkan aksi mendebarkan dengan cerita kehidupan nyata yang inspiratif atau dramatis. Berikut adalah beberapa film laga yang diangkat dari kisah nyata:

1. “Lone Survivor” (2013)

  • Sinopsis: Film ini menceritakan operasi militer “Operation Red Wings” yang terjadi pada tahun 2005. Pasukan Navy SEAL ditugaskan untuk menangkap seorang pemimpin Taliban, tetapi misi mereka berakhir dengan bencana.
  • Pemeran Utama: Mark Wahlberg, Taylor Kitsch, Emile Hirsch.

2. “Black Hawk Down” (2001)

  • Sinopsis: Berdasarkan peristiwa nyata pertempuran Mogadishu tahun 1993, ketika pasukan AS ditugaskan untuk menangkap dua letnan perang Somalia tetapi terjebak dalam pertempuran sengit.
  • Pemeran Utama: Josh Hartnett, Ewan McGregor, Tom Sizemore.

3. “American Sniper” (2014)

  • Sinopsis: Film ini mengisahkan kehidupan Chris Kyle, seorang penembak jitu Navy SEAL yang memegang rekor terbanyak dalam membunuh musuh dalam sejarah militer AS.
  • Pemeran Utama: Bradley Cooper, Sienna Miller.

4. “13 Hours: The Secret Soldiers of Benghazi” (2016)

  • Sinopsis: Mengisahkan tentang serangan teroris terhadap kompleks diplomatik AS di Benghazi, Libya, pada tahun 2012 dan upaya heroik enam anggota tim keamanan untuk mempertahankan tempat tersebut.
  • Pemeran Utama: John Krasinski, James Badge Dale, Pablo Schreiber.

5. “Hacksaw Ridge” (2016)

  • Sinopsis: Berdasarkan kisah Desmond Doss, seorang tenaga medis di Perang Dunia II yang menolak membawa senjata tetapi berhasil menyelamatkan banyak nyawa di medan perang.
  • Pemeran Utama: Andrew Garfield, Sam Worthington, Luke Bracey.

6. “Patriots Day” (2016)

  • Sinopsis: Film ini menceritakan peristiwa bom Boston Marathon tahun 2013 dan upaya polisi serta masyarakat untuk menangkap pelaku serangan tersebut.
  • Pemeran Utama: Mark Wahlberg, Kevin Bacon, John Goodman.

7. “The 15:17 to Paris” (2018)

  • Sinopsis: Mengisahkan tiga teman yang menggagalkan serangan teroris di kereta Thalys yang menuju Paris pada tahun 2015.
  • Pemeran Utama: Spencer Stone, Alek Skarlatos, Anthony Sadler (ketiga mereka memerankan diri mereka sendiri).

8. “Deepwater Horizon” (2016)

  • Sinopsis: Berdasarkan kisah nyata ledakan rig pengeboran minyak Deepwater Horizon pada tahun 2010 yang menyebabkan salah satu tumpahan minyak terburuk dalam sejarah.
  • Pemeran Utama: Mark Wahlberg, Kurt Russell, John Malkovich.

9. “The Outpost” (2020)

  • Sinopsis: Film ini mengisahkan https://cityservetrivalley.org/ pertempuran Kamdesh di Afghanistan, di mana sejumlah kecil tentara AS harus bertahan dari serangan besar-besaran oleh Taliban.
  • Pemeran Utama: Scott Eastwood, Caleb Landry Jones, Orlando Bloom.

10. “United 93” (2006)

  • Sinopsis: Mengisahkan penerbangan United Airlines 93 yang dibajak pada 11 September 2001, dan upaya heroik para penumpangnya untuk menggagalkan rencana teroris.
  • Pemeran Utama: Ensemble cast dengan banyak pemeran tidak terkenal untuk memberikan rasa realisme.

Baca Juga : Deretan Film Aksi Hollywood Dengan Biaya Termahal

Film-film ini bukan hanya menampilkan aksi laga yang mendebarkan, tetapi juga memberikan penghormatan kepada keberanian dan keteguhan orang-orang yang terlibat dalam peristiwa nyata tersebut.

Deretan Film Aksi Hollywood Dengan Biaya Termahal

Berikut adalah beberapa film aksi Hollywood yang dikenal memiliki biaya produksi termahal:

  1. Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (2011)

    • Biaya Produksi: Sekitar $379 juta
    • Ringkasan: Film keempat https://cityservetrivalley.org/ dalam seri “Pirates of the Caribbean” ini mengikuti petualangan Captain Jack Sparrow dalam mencari Fountain of Youth.
  2. Avengers: Endgame (2019)

    • Biaya Produksi: Sekitar $356 juta
    • Ringkasan: Film penutup dari Infinity Saga di Marvel Cinematic Universe (MCU), yang mempertemukan semua pahlawan untuk melawan Thanos.
  3. Avengers: Age of Ultron (2015)

    • Biaya Produksi: Sekitar $365 juta
    • Ringkasan: Film kedua Avengers ini menghadirkan ancaman baru dalam bentuk Ultron, AI yang diciptakan oleh Tony Stark.
  4. Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007)

    • Biaya Produksi: Sekitar $300 juta
    • Ringkasan: Film ketiga dalam seri ini melanjutkan petualangan Captain Jack Sparrow dan krunya untuk melawan East India Trading Company.
  5. Justice League (2017)

    • Biaya Produksi: Sekitar $300 juta
    • Ringkasan: Film ini mengumpulkan beberapa superhero DC Comics seperti Batman, Wonder Woman, dan Aquaman untuk melawan ancaman dari Steppenwolf.
  6. Star Wars: The Rise of Skywalker (2019)

    • Biaya Produksi: Sekitar $275 juta
    • Ringkasan: Film terakhir dalam saga Skywalker yang menutup trilogi sekuel Star Wars.
  7. John Carter (2012)

    • Biaya Produksi: Sekitar $263 juta
    • Ringkasan: Film aksi-fantasi yang mengikuti petualangan seorang mantan tentara Perang Saudara Amerika yang terdampar di Mars.
  8. Solo: A Star Wars Story (2018)

    • Biaya Produksi: Sekitar $275 juta
    • Ringkasan: Film spin-off dari Star Wars yang mengeksplorasi masa muda Han Solo.
  9. Batman v Superman: Dawn of Justice (2016)

    • Biaya Produksi: Sekitar $263 juta
    • Ringkasan: Film yang menampilkan pertemuan dan pertarungan antara dua superhero ikonik, Batman dan Superman.
  10. Spectre (2015)

    • Biaya Produksi: Sekitar $245 juta
    • Ringkasan: Film James Bond ke-24 yang mengikuti agen 007 dalam misinya untuk mengungkap organisasi rahasia Spectre.

Baca Juga : Beberapa Aktor Film Action Dengan Bayaran Termahal

Film-film ini tidak hanya memiliki anggaran produksi yang besar, tetapi juga sering kali menghasilkan pendapatan box office yang tinggi, meskipun ada beberapa yang gagal mencapai ekspektasi komersial. Biaya produksi yang besar sering kali digunakan untuk efek khusus, aksi yang spektakuler, dan lokasi syuting yang eksotis.

Beberapa Aktor Film Action Dengan Bayaran Termahal

Beberapa aktor film aksi dengan bayaran tertinggi di dunia terkenal karena film-film sukses mereka dan kehadiran karismatik di layar. Berikut adalah beberapa aktor dengan bayaran tertinggi dalam genre film aksi:

Baca Juga : Beberapa Aktor Hollywood Yang Sering Membintangi Film Action Populer

Dwayne “The Rock” Johnson

  • Bayaran Tinggi: Dwayne Johnson dikenal sebagai salah satu aktor dengan bayaran tertinggi di Hollywood. Pada tahun-tahun terakhir, ia sering muncul di daftar aktor dengan pendapatan tertinggi versi Forbes.
  • Film Terkenal: “Fast & Furious” series, “Jumanji” series, “San Andreas”, “Rampage”, “Skyscraper”.
  • Pendapatan: Pada tahun 2020, pendapatan Dwayne Johnson dari film mencapai sekitar $87.5 juta.

Robert Downey Jr.

  • Bayaran Tinggi: Terkenal karena perannya sebagai Iron Man dalam Marvel Cinematic Universe (MCU), Robert Downey Jr. mendapat bayaran sangat tinggi, terutama dari film-film Avengers.
  • Film Terkenal: “Iron Man” series, “Avengers” series, “Sherlock Holmes” series.
  • Pendapatan: Dilaporkan bahwa https://cityservetrivalley.org/ ia mendapatkan sekitar $75 juta untuk perannya di “Avengers: Endgame”.

Chris Hemsworth

  • Bayaran Tinggi: Hemsworth terkenal karena perannya sebagai Thor dalam MCU. Ia juga mendapat bayaran tinggi untuk film aksi lainnya.
  • Film Terkenal: “Thor” series, “Avengers” series, “Extraction”, “Men in Black: International”.
  • Pendapatan: Pada tahun 2019, ia dilaporkan mendapatkan sekitar $76.4 juta.

Tom Cruise

  • Bayaran Tinggi: Cruise adalah salah satu aktor aksi paling ikonik dan telah lama dikenal dengan bayaran tingginya, terutama dari seri “Mission: Impossible”.
  • Film Terkenal: “Mission: Impossible” series, “Top Gun”, “Edge of Tomorrow”, “Jack Reacher”.
  • Pendapatan: Tom Cruise dilaporkan mendapatkan sekitar $70 juta dari “Mission: Impossible – Fallout”.

Vin Diesel

  • Bayaran Tinggi: Terkenal karena perannya dalam seri “Fast & Furious”, Vin Diesel adalah salah satu aktor aksi dengan bayaran tertinggi.
  • Film Terkenal: “Fast & Furious” series, “Riddick” series, “xXx” series, “Bloodshot”.
  • Pendapatan: Pada tahun 2020, pendapatan Vin Diesel dari film mencapai sekitar $54 juta.

Jackie Chan

  • Bayaran Tinggi: Sebagai salah satu bintang aksi paling terkenal di dunia, Jackie Chan terus mendapatkan bayaran tinggi, terutama dari film-film yang sukses di pasar Asia.
  • Film Terkenal: “Police Story” series, “Rush Hour” series, “Kung Fu Yoga”, “The Foreigner”.
  • Pendapatan: Pada tahun 2020, Jackie Chan dilaporkan mendapatkan sekitar $40 juta.

Mark Wahlberg

  • Bayaran Tinggi: Wahlberg dikenal dengan banyak film aksi dan komedi aksi yang sukses, yang membuatnya mendapatkan bayaran tinggi.
  • Film Terkenal: “Transformers” series, “Ted” series, “Mile 22”, “Spenser Confidential”.
  • Pendapatan: Pada tahun 2020, pendapatan Mark Wahlberg mencapai sekitar $58 million.

Para aktor ini tidak hanya dikenal karena kemampuan akting dan aksi mereka tetapi juga karena strategi bisnis yang cerdas dan sering kali mengambil bagian dari pendapatan kotor film, yang secara signifikan meningkatkan pendapatan mereka.

Beberapa Aktor Hollywood Yang Sering Membintangi Film Action Populer

Hollywood memiliki banyak aktor yang dikenal karena peran mereka dalam film aksi populer. Berikut adalah beberapa aktor yang sering membintangi film aksi dan telah menjadi ikon dalam genre ini:

Baca Juga : Review Film Headshot Yang Merupakan Film Action Indonesia

1. Tom Cruise

  • Film Terkenal:

    • Mission: Impossible Series: Tom Cruise memerankan Ethan Hunt, seorang agen IMF yang menghadapi berbagai misi berbahaya.
    • Top Gun: Cruise berperan sebagai pilot tempur Maverick.
    • Jack Reacher: Cruise memainkan peran sebagai mantan polisi militer yang terlibat dalam berbagai penyelidikan.

2. Dwayne “The Rock” Johnson

  • Film Terkenal:

    • Fast & Furious Series: Johnson memerankan Luke Hobbs, seorang agen federal yang bekerja sama dengan Dominic Toretto dan timnya.
    • Jumanji: Welcome to the Jungle & Jumanji: The Next Level: Berperan sebagai Dr. Smolder Bravestone dalam petualangan video game yang seru.
    • Skyscraper: Johnson memainkan peran sebagai mantan agen FBI yang harus menyelamatkan keluarganya dari gedung pencakar langit yang terbakar.

3. Jason Statham

  • Film Terkenal:

    • The Transporter Series: Statham berperan sebagai Frank Martin, seorang kurir profesional dengan keahlian bertarung yang luar biasa.
    • Crank Series: Memerankan Chev Chelios, seorang pembunuh bayaran yang harus tetap bergerak untuk tetap hidup.
    • Fast & Furious Series: Berperan https://cityservetrivalley.org/ sebagai Deckard Shaw, seorang mantan agen MI6.

4. Keanu Reeves

  • Film Terkenal:

    • The Matrix Series: Reeves berperan sebagai Neo, seorang hacker yang menemukan kebenaran tentang dunia yang ia tinggali.
    • John Wick Series: Reeves memerankan John Wick, seorang mantan pembunuh bayaran yang kembali ke dunia kriminal untuk membalas dendam.

5. Sylvester Stallone

  • Film Terkenal:

    • Rocky Series: Stallone memerankan petinju Rocky Balboa dalam serangkaian film yang penuh aksi dan drama.
    • Rambo Series: Berperan sebagai John Rambo, seorang veteran Perang Vietnam dengan keahlian bertahan hidup yang luar biasa.
    • The Expendables Series: Stallone juga memimpin tim tentara bayaran dalam film penuh aksi ini.

6. Arnold Schwarzenegger

  • Film Terkenal:

    • The Terminator Series: Schwarzenegger berperan sebagai Terminator, robot pembunuh dari masa depan.
    • Predator: Memerankan Dutch, seorang komandan pasukan khusus yang menghadapi alien pemburu.
    • Total Recall: Berperan sebagai Douglas Quaid dalam petualangan sci-fi penuh aksi.

7. Bruce Willis

  • Film Terkenal:

    • Die Hard Series: Willis berperan sebagai John McClane, seorang polisi New York yang selalu terlibat dalam situasi penyanderaan.
    • The Fifth Element: Memerankan Korben Dallas, seorang mantan tentara yang harus menyelamatkan dunia.
    • Red Series: Berperan sebagai Frank Moses, mantan agen CIA yang kembali beraksi.

8. Liam Neeson

  • Film Terkenal:

    • Taken Series: Neeson memerankan Bryan Mills, seorang mantan agen CIA yang menggunakan keahlian khususnya untuk menyelamatkan putrinya.
    • Non-Stop: Berperan sebagai Bill Marks, seorang petugas keamanan udara yang harus menangani ancaman di dalam pesawat.
    • The Grey: Neeson memainkan peran sebagai John Ottway, seorang pemburu yang terdampar di Alaska bersama timnya dan harus bertahan hidup dari serangan serigala.

Para aktor ini telah membangun reputasi mereka melalui peran-peran ikonik dalam film-film aksi yang sering kali menampilkan adegan laga yang spektakuler dan cerita yang mendebarkan.

Review Film Headshot Yang Merupakan Film Action Indonesia

“Headshot” adalah film aksi Indonesia yang dirilis pada tahun 2016. Film ini disutradarai oleh Mo Brothers, yaitu Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto. Dibintangi oleh Iko Uwais, Chelsea Islan, Sunny Pang, dan Julie Estelle, “Headshot” menawarkan aksi yang intens dan brutal yang sudah menjadi ciri khas dari para kreatornya.

Baca Juga : Review Film Bloodshot Dari Awal Hingga Selesai

Sinopsis

Cerita dimulai ketika seorang pria tanpa nama (diperankan oleh Iko Uwais) ditemukan dalam keadaan koma oleh seorang dokter muda bernama Ailin (Chelsea Islan). Pria tersebut, yang kemudian dikenal dengan nama Ishmael, tidak ingat siapa dirinya. Seiring dengan pemulihan ingatannya, Ishmael menyadari bahwa masa lalunya https://cityservetrivalley.org/ penuh dengan kekerasan dan darah. Ia dikejar oleh gembong kriminal yang sangat kejam, Lee (Sunny Pang), yang memiliki hubungan mendalam dengan masa lalu Ishmael. Film ini mengikuti perjalanan Ishmael dalam mengungkap identitasnya sambil melindungi Ailin dan menghadapi ancaman dari masa lalunya.

Kelebihan Film

  1. Aksi Koreografi yang Mengagumkan:

    • Iko Uwais, yang juga berperan sebagai koreografer aksi, menghadirkan adegan perkelahian yang sangat intens dan realistis. Koreografi yang cepat dan brutal menjadi daya tarik utama film ini.
  2. Penampilan Para Pemain:

    • Iko Uwais memberikan penampilan yang kuat sebagai Ishmael, memadukan kemampuan bela diri yang luar biasa dengan akting yang cukup mendalam. Chelsea Islan juga memberikan performa yang mengesankan sebagai Ailin, membawa kelembutan dan keberanian dalam perannya.
  3. Visual dan Sinematografi:

    • Mo Brothers berhasil menciptakan suasana yang gelap dan mencekam melalui penggunaan pencahayaan dan sinematografi yang efektif. Adegan-adegan aksi diambil dengan baik, memberikan kesan nyata dari kekerasan yang terjadi.
  4. Pengarahan yang Solid:

    • Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel menunjukkan keahlian mereka dalam mengarahkan film aksi dengan ritme yang tepat dan menjaga ketegangan dari awal hingga akhir.

Kekurangan Film

  1. Cerita yang Sederhana:

    • Plot film ini cukup sederhana dan mungkin terasa klise bagi beberapa penonton. Fokus utama film adalah pada aksi, sehingga alur cerita dan pengembangan karakter terkadang terasa kurang mendalam.
  2. Kekerasan yang Ekstrem:

    • “Headshot” mengandung banyak adegan kekerasan yang sangat grafis dan brutal, yang mungkin tidak cocok untuk semua penonton. Ini adalah film yang tidak ragu-ragu menunjukkan kekerasan secara eksplisit.

Kesimpulan

“Headshot” adalah film aksi yang memuaskan, terutama bagi penggemar genre ini. Dengan koreografi aksi yang luar biasa dan penampilan kuat dari Iko Uwais dan Chelsea Islan, film ini berhasil menghibur dan mempertahankan ketegangan sepanjang durasinya. Meskipun plotnya sederhana dan penuh dengan kekerasan, eksekusi teknis dan gaya penyutradaraan yang cerdas membuat “Headshot” menjadi salah satu film aksi Indonesia yang patut ditonton.

Jika Anda menyukai film aksi dengan intensitas tinggi dan koreografi pertarungan yang mendetail, “Headshot” adalah pilihan yang sangat baik.

Review Film Bloodshot Dari Awal Hingga Selesai

Bloodshot adalah film aksi fiksi ilmiah yang dirilis pada tahun 2020, disutradarai oleh David S. F. Wilson dan dibintangi oleh Vin Diesel sebagai karakter utama, Ray Garrison. Film ini didasarkan pada karakter dari komik Valiant Comics dengan nama yang sama. Berikut adalah ulasan lengkap dari awal hingga akhir:

Sinopsis Singkat

Ray Garrison, seorang prajurit elit, dibunuh bersama istrinya. Namun, ia dihidupkan kembali oleh perusahaan teknologi canggih RST (Rising Spirit Technologies) dengan menggunakan nanoteknologi, menjadikannya seorang tentara super dengan kekuatan luar biasa.

Plot Detail

Namun, ingatannya yang terhapus dan digantikan dengan ingatan palsu membuatnya mempertanyakan apa yang nyata dan siapa yang bisa dipercaya.

Awal Film

Film dimulai dengan Ray Garrison yang sedang menjalankan misi militer di Mombasa. Setelah berhasil menyelamatkan sandera, ia kembali ke rumah untuk bertemu dengan istrinya, Gina. Namun, mereka diculik oleh sekelompok orang yang dipimpin oleh Martin Axe. Ray dipaksa untuk menyaksikan kematian Gina sebelum akhirnya dibunuh juga.

Kebangkitan

Ray kemudian dihidupkan kembali oleh Dr. Emil Harting (Guy Pearce) di fasilitas RST. Ray diberitahu bahwa dia adalah bagian dari program eksperimental yang menggunakan nanoteknologi untuk menyembuhkan dan meningkatkan tubuh manusia. Nanit di dalam darah Ray memberinya kekuatan super, kemampuan penyembuhan cepat, dan konektivitas ke berbagai perangkat.

Pengungkapan Ingatan

Ray mulai mengingat kembali kematian istrinya dan mencari Martin Axe untuk membalas dendam. Dia berhasil https://cityservetrivalley.org/ menemukan dan membunuh Axe, tetapi kemudian menyadari bahwa ingatannya telah dimanipulasi oleh Dr. Harting. Axe bukanlah musuh sebenarnya, melainkan target yang diprogram oleh Harting.

Konspirasi Terungkap

Ray menemukan bahwa Harting menggunakan teknologi untuk memanipulasi dan mengontrol ingatan serta tindakan Ray, menjadikannya senjata untuk membunuh saingan bisnis dan musuh pribadi Harting. Ray bekerja sama dengan KT (Eiza González), seorang mantan marinir yang juga ditingkatkan oleh RST tetapi mulai meragukan etika dari tindakan Harting.

Klimaks dan Penutup

Dengan bantuan KT dan seorang hacker bernama Wilfred Wigans (Lamorne Morris), Ray berhadapan langsung dengan Dr. Harting dan anggota tim super lainnya. Pertarungan klimaks terjadi di gedung RST, di mana Ray akhirnya mengalahkan Harting dan timnya.

Baca Juga : Review Film The Raid Dari Awal Hingga Akhir

Film berakhir dengan Ray yang bebas dari kendali RST, bertekad untuk menemukan jati dirinya  dan tujuan hidupnya yang sebenarnya. Bersama KT, dia memulai kehidupan baru dengan harapan dan kebebasan.

Kesan dan Ulasan

  • Aksi dan Efek Visual: Bloodshot menawarkan adegan aksi yang spektakuler dan efek visual yang mengesankan, terutama dalam adegan yang menunjukkan kemampuan regenerasi Ray.
  • Cerita dan Karakter: Meskipun premis dasar ceritanya menarik, beberapa kritikus merasa plotnya klise dan prediktabel. Karakterisasi Ray Garrison oleh Vin Diesel dianggap kuat, namun pengembangan karakter pendukung bisa lebih dalam.
  • Penerimaan: Film ini menerima ulasan campuran dari kritikus. Pujian diberikan untuk adegan aksinya, tetapi ada kritik mengenai plot yang dianggap terlalu sederhana dan tidak memberikan inovasi baru dalam genre superhero.

Bloodshot adalah film yang menghibur dengan aksi dan visual yang memukau, meskipun ceritanya mungkin tidak terlalu mengejutkan atau kompleks. Bagi penggemar Vin Diesel dan film aksi, Bloodshot menawarkan pengalaman yang memuaskan.

Review Film The Raid Dari Awal Hingga Akhir

The Raid adalah film aksi Indonesia yang disutradarai oleh Gareth Evans dan dirilis pada tahun 2011. Film ini terkenal karena aksi yang intens dan koreografi pertarungan yang memukau. Berikut adalah review lengkap dari awal hingga akhir:

Sinopsis Singkat

The Raid menceritakan tentang sekelompok tim SWAT yang ditugaskan untuk menyerbu sebuah gedung apartemen yang dikuasai oleh raja narkoba bernama Tama Riyadi. Gedung tersebut penuh dengan preman dan penjahat, sehingga misi ini menjadi sangat berbahaya.

Pembukaan

Film dimulai dengan pengenalan karakter utama, Rama (diperankan oleh Iko Uwais), seorang polisi muda yang merupakan anggota tim SWAT. Rama berlatih keras sebelum pergi bekerja, menunjukkan dedikasinya terhadap tugas dan keluarganya. Tim SWAT, yang dipimpin oleh Letnan Wahyu (Pierre Gruno) dan Sersan Jaka (Joe Taslim), bersiap untuk menyerbu gedung apartemen milik Tama.

Pembangunan Ketegangan

Setelah tiba di gedung, tim SWAT bergerak dengan hati-hati dan mulai membersihkan lantai demi lantai. Ketegangan meningkat ketika mereka mulai menemukan penjahat di dalam gedung. Tim berhasil menangkap beberapa penjahat awal, tetapi keadaan segera berubah ketika seorang anak berhasil membunyikan alarm, memberi tahu seluruh penghuni gedung tentang kehadiran polisi.

Aksi Intens

Mulai dari sini, film berubah menjadi serangkaian aksi yang intens dan brutal. Tama memerintahkan anak buahnya untuk mengunci gedung dan memburu tim SWAT. Tim SWAT kemudian https://cityservetrivalley.org/ harus berjuang mati-matian untuk bertahan hidup dan melawan penjahat yang menyerang mereka dari segala arah. Pertarungan tangan kosong, tembak-menembak, dan adegan aksi lainnya disajikan dengan koreografi yang sangat memukau dan realistis.

Konflik dan Pengungkapan

Dalam perjalanan cerita, Rama menemukan bahwa kakaknya, Andi (Donny Alamsyah), adalah tangan kanan Tama. Meskipun mereka berada di sisi yang berlawanan, ada momen-momen emosional di antara mereka yang menambah kedalaman karakter Rama. Sementara itu, Letnan Wahyu memiliki agenda tersendiri yang mulai terungkap seiring berjalannya cerita.

Klimaks

Klimaks film terjadi ketika Rama dan Andi bergabung untuk melawan Mad Dog (Yayan Ruhian), tangan kanan Tama yang sangat kuat dan sadis. Pertarungan antara Rama, Andi, dan Mad Dog adalah salah satu adegan aksi paling intens dan ikonik dalam film ini. Setelah pertarungan brutal tersebut, Rama dan Andi berhasil mengalahkan Mad Dog.

Akhir yang Menegangkan

Di akhir film, Rama dan beberapa anggota tim SWAT yang masih hidup berhasil melarikan diri dari gedung. Tama akhirnya ditangkap oleh Rama, namun banyak pertanyaan masih tersisa mengenai masa depan Rama dan hubungannya dengan Andi.

Penilaian

  • Aksi dan Koreografi Pertarungan: Salah satu kekuatan terbesar film ini adalah aksi dan koreografi pertarungannya. Iko Uwais dan timnya menampilkan pertarungan tangan kosong yang realistis dan memukau. Setiap adegan pertarungan dirancang dengan sangat detail dan terlihat brutal serta intens.
  • Penyutradaraan: Gareth Evans berhasil menciptakan ketegangan dan suasana yang mendalam melalui arahannya yang solid. Penggunaan sudut kamera yang dinamis dan editing yang cepat menambah intensitas film.
  • Akting: Para aktor, terutama Iko Uwais, Donny Alamsyah, dan Yayan Ruhian, memberikan penampilan yang kuat dan meyakinkan. Karakter-karakter dalam film ini memiliki kedalaman emosional yang cukup meskipun fokus utama film adalah aksi.
  • Plot dan Alur: Alur cerita sederhana namun efektif dalam menggerakkan aksi. Fokus pada misi penyelamatan dan pertarungan untuk bertahan hidup membuat film ini tetap menarik dari awal hingga akhir.
  • Soundtrack dan Suara: Musik dan efek suara dalam film ini juga menambah suasana tegang dan dramatis. Soundtrack yang dibuat oleh Mike Shinoda dari Linkin Park dan Joseph Trapanese meningkatkan intensitas adegan-adegan aksi.

Baca Juga : Beberapa Daftar Film Jackie Chan Yang Berkolaborasi Dengan Hollywood

The Raid adalah film yang sangat memuaskan bagi para penggemar aksi. Dengan koreografi pertarungan yang luar biasa, penyutradaraan yang solid, dan penampilan yang kuat dari para aktor, film ini berhasil menciptakan pengalaman sinematik yang mendebarkan dari awal hingga akhir.

Beberapa Daftar Film Jackie Chan Yang Berkolaborasi Dengan Hollywood

Jackie Chan telah berkolaborasi dengan Hollywood dalam sejumlah film yang terkenal. Berikut adalah beberapa film di mana Jackie Chan bekerja sama dengan produksi Hollywood:

Baca Juga : Review Film Action Unstoppable Dari Awal Hingga Akhir

1. Rush Hour Series

  • Rush Hour (1998): Kolaborasi pertama Jackie Chan dengan Chris Tucker, mengisahkan tentang seorang detektif dari Hong Kong yang bekerja sama dengan seorang detektif LAPD.
  • Rush Hour 2 (2001): Kelanjutan dari https://cityservetrivalley.org/ petualangan mereka, kali ini di Hong Kong dan Los Angeles.
  • Rush Hour 3 (2007): Mengambil setting di Paris, mereka menghadapi musuh baru dan situasi yang lebih berbahaya.
  • Meskipun tetap mempertahankan perpaduan khas antara aksi dan komedi, seri ketiga ini masih jauh dari standar tinggi yang ditetapkan oleh pendahulunya.
  • Meskipun tetap mempertahankan perpaduan khas antara aksi dan komedi, seri ketiga ini masih jauh dari standar tinggi yang ditetapkan oleh pendahulunya.

2. Shanghai Series

  • Shanghai Noon (2000): Bersama Owen Wilson, film ini menggabungkan genre western dengan aksi kung fu.
  • Shanghai Knights (2003): Sekuel dari Shanghai Noon, membawa petualangan mereka ke London.

3. The Tuxedo (2002)

  • Jackie Chan berperan sebagai seorang sopir taksi yang berubah menjadi agen rahasia setelah mengenakan tuksedo canggih dengan berbagai gadget.
  • Ketika Devlin tidak berdaya, Jimmy dengan enggan mengambil peran sebagai agen rahasia, dibantu oleh tuksedo berteknologi tinggi yang memberinya kemampuan luar biasa.
  • Film ini dimulai dengan kehidupan duniawi Jimmy Tong sebagai sopir taksi, berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup dan memimpikan pekerjaan yang lebih baik.

4. The Medallion (2003)

  • Film aksi komedi ini mengisahkan tentang seorang inspektur Hong Kong yang mendapatkan kekuatan super dari sebuah medali mistis.

5. Around the World in 80 Days (2004)

  • Jackie Chan berperan sebagai Passepartout, asisten dari Phileas Fogg dalam adaptasi komedi petualangan dari novel Jules Verne.

6. The Spy Next Door (2010)

  • Sebuah komedi keluarga di mana Jackie Chan berperan sebagai mantan mata-mata yang harus menjaga anak-anak tetangganya sambil melawan musuh-musuh lama.

7. The Karate Kid (2010)

  • Berperan sebagai Mr. Han, seorang mentor bagi seorang anak muda yang pindah ke Cina dan belajar bela diri untuk menghadapi pengganggu.

8. Skiptrace (2016)

  • Bersama Johnny Knoxville, Jackie Chan berperan sebagai seorang detektif Hong Kong yang bekerja sama dengan seorang penipu Amerika untuk menyelesaikan kasus besar.

Film-film ini menunjukkan kemampuan Jackie Chan dalam menggabungkan aksi, komedi, dan drama, serta membuktikan bahwa ia dapat beradaptasi dengan baik dalam produksi Hollywood.

Review Film Action Unstoppable Dari Awal Hingga Akhir

Unstoppable adalah film aksi yang dirilis pada tahun 2010, disutradarai oleh Tony Scott dan dibintangi oleh Denzel Washington dan Chris Pine. Film ini didasarkan pada peristiwa nyata dari insiden kereta api yang terjadi di Ohio pada tahun 2001.

Sinopsis

Unstoppable mengisahkan tentang upaya heroik untuk menghentikan kereta api tanpa pengemudi yang melaju dengan kecepatan tinggi melalui daerah berpenduduk di Pennsylvania. Kereta ini membawa muatan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan bencana besar jika tidak dihentikan.

Alur Cerita

Awal

Film dimulai dengan pengenalan karakter utama. Frank Barnes (Denzel Washington) adalah seorang insinyur veteran dengan pengalaman puluhan tahun bekerja di perusahaan https://cityservetrivalley.org/ kereta api. Will Colson (Chris Pine) adalah kondektur muda yang baru bergabung dan sedang mengalami masalah pribadi. Hubungan mereka dimulai dengan ketegangan karena perbedaan usia dan pengalaman.

Baca Juga : Pengertian Film Romantis Dan Beberapa Film Romantis Yang Sangat Rekomendasi

Konflik

Konflik utama dimulai ketika sebuah kesalahan manusia menyebabkan kereta api panjang dengan nomor 777 melaju tanpa kendali. Kereta ini tidak hanya melaju dengan kecepatan tinggi, tetapi juga membawa muatan bahan kimia yang sangat berbahaya. Upaya awal untuk menghentikan kereta tersebut oleh tim darurat gagal, sehingga ancaman semakin besar.

Pengembangan

Frank dan Will, yang pada awalnya berada dalam perjalanan rutin mereka, segera menyadari situasi berbahaya tersebut. Mereka memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri ketika upaya resmi untuk menghentikan kereta tidak berhasil. Melalui berbagai rintangan, mereka mencoba mengejar kereta 777 dengan kereta mereka sendiri.

Klimaks

Dalam salah satu adegan paling mendebarkan, Frank dan Will berhasil mencapai kereta 777 dan melompat ke dalamnya. Upaya mereka untuk menghentikan kereta tersebut penuh dengan ketegangan dan risiko tinggi. Dalam aksi heroik, Will terluka saat mencoba mengendalikan kereta dari dalam.

Akhir

Akhirnya, dengan kombinasi keberanian dan keterampilan, Frank dan Will berhasil menghentikan kereta tepat sebelum mencapai kota yang padat penduduk. Keberhasilan mereka menghindarkan bencana besar dan mereka dianggap sebagai pahlawan. Film berakhir dengan suasana haru dan penghargaan terhadap keberanian kedua karakter utama.

Kesan dan Review

Unstoppable adalah film aksi yang penuh dengan ketegangan dan kecepatan tinggi. Pengarahan Tony Scott yang penuh energi berhasil membuat penonton tetap terpaku pada layar dari awal hingga akhir.

  • Aksi dan Ketegangan: Salah satu kekuatan utama film ini adalah adegan-adegan aksinya yang realistis dan penuh ketegangan. Penonton dapat merasakan urgensi dan bahaya yang dihadapi oleh karakter utama.
  • Akting: Penampilan Denzel Washington dan Chris Pine sangat kuat dan meyakinkan. Mereka berhasil menggambarkan karakter yang berbeda secara dinamis dan penuh emosi.
  • Sinematografi: Penggunaan kamera yang dinamis dan sudut pengambilan gambar yang inovatif menambah intensitas film. Adegan-adegan kereta yang melaju cepat diabadikan dengan sangat baik, memberikan sensasi kecepatan dan bahaya.
  • Plot: Alur cerita yang sederhana namun efektif, berdasarkan kisah nyata, menambah daya tarik film ini. Meskipun ada beberapa bagian yang mungkin terlihat agak dramatis untuk efek sinematik, secara keseluruhan, cerita tetap terasa otentik dan menarik.

Kesimpulan

Unstoppable adalah film aksi yang sangat menghibur dan menegangkan, dengan penampilan brilian dari para aktornya dan pengarahan yang penuh energi. Film ini tidak hanya menawarkan aksi yang memacu adrenalin, tetapi juga menampilkan kisah keberanian dan pengorbanan yang inspiratif. Bagi penggemar film aksi, Unstoppable adalah tontonan yang sangat direkomendasikan.

Mengenal Aktor Vin Diesel Yang Sangat Lekat Denga Film Action

Vin Diesel adalah seorang aktor, produser film, dan pembuat film yang terkenal karena peran-perannya dalam film-film aksi dan franchise yang sukses. Berikut adalah beberapa informasi mengenai Vin Diesel:

  1. Awal Karir: Nama aslinya adalah Mark Sinclair Vincent. Dia lahir pada tanggal 18 Juli 1967 di Alameda County, California, Amerika Serikat. Vin Diesel mulai terlibat dalam dunia perfilman pada awal tahun 1990-an, tetapi popularitasnya mulai meroket setelah perannya dalam film “Saving Private Ryan” (1998) yang disutradarai oleh Steven Spielberg.
  2. Peran Tersohor: Salah satu peran paling terkenal Vin Diesel adalah sebagai Dominic Toretto dalam franchise film “Fast & Furious.” Ia memulai perannya dalam film “The Fast and the Furious” pada tahun 2001 dan terus menjadi karakter utama dalam beberapa sekuelnya, termasuk “Fast Five,” “Fast & Furious 6,” “Furious 7,” dan “The Fate of the Furious.”
  3. Film Aksi Lainnya: Selain “Fast & Furious,” Vin Diesel juga terkenal karena perannya dalam film-film aksi lainnya seperti “xXx” (2002) dan sekuelnya “xXx: Return of Xander Cage” (2017), serta “The Chronicles of Riddick” (2004) dan “Riddick” (2013) sebagai Richard B. Riddick.
  4. Karakterisasi Kuat: Vin Diesel dikenal karena karakterisasi kuatnya dalam film-film aksi. Perannya sering situs sugar rush slot kali menggambarkan karakter yang tangguh, pemberani, dan memiliki kode etik atau nilai-nilai yang kuat, yang membuatnya menjadi ikon dalam genre aksi.
  5. Produksi Film: Selain menjadi aktor, Vin Diesel juga aktif sebagai produser film. Melalui perusahaannya, One Race Films, dia terlibat dalam produksi beberapa film, termasuk film-film yang ia bintangi sendiri.
  6. Prestasi dan Penghargaan: Vin Diesel telah meraih berbagai penghargaan dan nominasi, termasuk MTV Movie Awards, Teen Choice Awards, dan People’s Choice Awards. Keberhasilannya dalam menghidupkan karakter-karakter aksi telah membuatnya menjadi salah satu aktor paling diakui di Hollywood dalam genre tersebut.

Vin Diesel terus menjadi salah satu nama besar dalam dunia film aksi, dengan popularitasnya yang terus bertahan dan kemampuannya untuk membawa ketegangan dan keseruan kepada penonton melalui peran-perannya yang mengesankan.

Film Terbaru Dwayne Johnson!

Dua dekade yang lalu, kami kemungkinan mengenal nama slot777 Dwayne Johnson cuma sebagai seorang pegulat professional yang bernama The Rock. Namun, siapa yang pernah mengira jikalau Dwayne sekarang ini sudah menjadi aktor papan atas Hollywood yang memadai diperhitungkan.

Dia pun kerap bermain didalam bermacam film besar Hollywood yang tetap melambungkan namanya. Kini, di usianya yang menginjak 50 tahun, Dwayne masih tetap produktif, dan bersiap untuk membintangi sejumlah film terbarunya.

Penasaran apa saja projek film terakhir darinya? Simak daftar selengkapnya di bawah ini ya !

Black Adam

Black Adam adalah film terakhir berasal dari Dwayne yang sebentar kembali bakal rilis di bioskop pada tanggal 21 Oktober 2022. Dia bakal memainkan sifat utamanya, Black Adam, seorang antihero berasal dari kota kuno Kahndaq yang sudah terpenjara selama 5000 th. lamanya.

Diceritakan bahwa Adam dibebaskan di dunia yang lebih modern, dan ia jadi sebabkan keadilan di bumi dengan caranya sendiri. Kelompok Justice Society of America (JSA) selanjutnya coba mengajaknya bekerjasama untuk melawan supervillain yang mematikan bernama Sabbac.

Red One

Red One menjadi film terakhir selanjutnya yang bakal dibintangi oleh Dwayne. Rencananya film ini juga bakal rilis di sekitaran th. 2023 mendatang. Sutradara film Jumanji, Jake Kasdan, dikabarkan bakal memimpin projek ini, dan naskah ditulis oleh Chris Morgan, yang pernah terlibat didalam franchise Fast plus Furious.

Sampai sekarang masih belum tersedia teliti berkenaan ceritanya, namun laporan berasal dari Deadline mengatakan bahwa Red One bakal bergenre action comedy, dan Dwayne bakal dipasangkan dengan bintang film MCU yaitu Chris Evans.

Doc Savage

Beberapa th. yang lalu, Dwayne sudah mengkonfirmasi jikalau dirinya bakal bermain didalam film Doc Savage yang bakal digarap oleh Shane Black. Doc Savage sendiri merupakan sebuah sifat fiksi yang pertama kali muncul di majalah Pulp selama th. 1930-an. Nama aslinay adalah Clark Savage Jr., dan dia merupakan seorang dokter, ilmuwan, detektif sekaligus petualang sejati.

Pengerjaan projek film ini awalannya sempat terhalang oleh hak cipta, namun persoalan tersebut sudah diselesaikan. Di th. 2018 lalu, Dwayne, dan Black sudah mengungkap jikalau mereka masih mengerjakan projek film Doc Savage. Semoga film ini terjadi lancar ya , dan dapat diproduksi secepatnya.

Big Trouble in Little China

Pada th. 2015 silam, Dwayne menginformasikan rencananya untuk sebabkan versi baru berasal dari film klasik Big Trouble in Little China (1986). Ia juga menjanjikan bahwa filmnya itu bakal melanjutkan cerita yang sudah dibikin oleh sutradara aslinya, John Carpenter.

Baca Juga: Fakta Menarik dari Film Insidious yang Menjadi Favorit Penggemar Horor

Tetapi, Dwayne tidak bakal menyita peran Jack Burton, yang pada mulanya sudah dimainkan oleh Kurt Russell pada film aslinya. Masih belum tersedia kabar terakhir didalam projek film ini, namun potensi untuk sebabkan cerita yang lebih fresh berasal dari Big Trouble in Little China sangat terbuka lebar dikarenakan Johnson sudah mengkonfirmasi bakal membuatnya.

The King

Di sekitaran th. 2018, Dwayne sebabkan kesepakatan untuk bekerjasma dengan sutradara Husain El-Minbawi dan Robert Zemeckis. Dalam kesepakatan itu, mereka memiliki rencana untuk sebabkan film The King, sebuah film biografi yang bakal diperankan oleh Dwayne sebagai Penguasa Kerajaan Hawaii, Raja Kamehameha. Filmnya itu nantinya bakal menyoroti upaya sang raja didalam mempersatukan semua pulau-pulau berasal dari Hawaii pada abad ke-18.

Ini bukanlah projek pertama Dwayne untuk memperkenalkan budaya leluhurnya itu ke didalam layar sinematik. Sebelumnya pada film Moana (2016), ia pernah isikan suara sosok mitologi Polinesia yang bernama Maui, seorang manusia setengah dewa.

Meski begitu, kabar pengembangan projek The King masih belum tersedia pembaharuan, dan kami nampaknya wajib tunggu sedikit lebih lama kembali untuk menyaksikan pembuatan film ini.

Sementara itu, tidak cuman bakal membintangi film-film terbarunya, Dwayne juga jadi sibuk di belakang kamera dengan melakukan tindakan sebagai produser. Ia pun bakal memproduseri bermacam film dengan genre yang beragam.

Salah satunya ia bakal mengadaptasi novel karya Robert Ludlum berjudul The Janson Directive, yang bakal dibintangi oleh John Cena. Lalu, tersedia juga film thriller berjudul Emergency Contact yang bakal diperankan oleh Yahya Abdul-Mateen II.

Nah, itulah deretan film terakhir yang nantinya bakal diperankan oleh Dwayne Johnson. Memang, beberapa projek filmnya masih belum tersedia perkembangan terkini, namun jangan juga sangat risau dikarenakan kami masih dapat menyaksikan aksi terakhir berasal dari Dwayne melalui film Black Adam nanti. Jadi, mudah-mudahan semua konsep filmnya dapat terkendali dengan lancar ya.

Daftar Film Jackie Chan Dari Yang Pertama Sampe Sekarang

Jackie Chan, seorang aktor dan seniman bela diri terkenal dari Hong Kong, telah membintangi banyak film sepanjang karirnya yang panjang. Berikut adalah daftar film Jackie Chan dari yang pertama hingga sekarang (sebagian dari film ini juga melibatkan karya-karya di luar akting, seperti penyutradaraan, penulisan skenario, atau produksi):

  1. Big and Little Wong Tin Bar (1962) – Peran kecil sebagai anak kecil.
  2. Cub Tiger from Kwang Tung (1973) – Peran pendukung dalam film aksi.
  3. Fist of Fury (1972) – Peran kecil sebagai tukang jagal.
  4. Enter the Dragon (1973) – Peran kecil sebagai seorang penjahat.
  5. Drunken Master (1978) – Peran utama sebagai Wong Fei-hung.
  6. The Fearless Hyena (1979) – Peran utama sebagai Shing Lung.
  7. The Young Master (1980) – Peran utama sebagai Dragon.
  8. Dragon Lord (1982) – Peran utama sebagai Dragon.
  9. Project A (1983) – Peran utama sebagai Dragon Ma Yue Lung.
  10. Wheels on Meals (1984) – Peran utama sebagai Thomas.
  11. Police Story (1985) – Peran utama sebagai Inspector Chan Ka-Kui.
  12. Armour of God (1986) – Peran utama sebagai Jackie.
  13. Project A Part II (1987) – Peran utama sebagai Dragon Ma Yue Lung.
  14. Police Story 2 (1988) – Peran utama https://www.dinkesgarut.com/ sebagai Inspector Chan Ka-Kui.
  15. Miracles (1989) – Peran utama sebagai Kecil Choi.
  16. Armour of God II: Operation Condor (1991) – Peran utama sebagai Jackie Condor.
  17. Police Story 3: Super Cop (1992) – Peran utama sebagai Inspector Chan Ka-Kui.
  18. Drunken Master II (1994) – Peran utama sebagai Wong Fei-hung.
  19. Rumble in the Bronx (1995) – Peran utama sebagai Keong.
  20. Thunderbolt (1995) – Peran utama sebagai Chan Foh To.
  21. Police Story 4: First Strike (1996) – Peran utama sebagai Inspector Chan Ka-Kui.
  22. Mr. Nice Guy (1997) – Peran utama sebagai Jackie.
  23. Who Am I? (1998) – Peran utama sebagai Who Am I.
  24. Gorgeous (1999) – Peran utama sebagai C.N. Chan.
  25. Shanghai Noon (2000) – Peran utama sebagai Chon Wang.
  26. Rush Hour 2 (2001) – Peran utama sebagai Chief Inspector Lee.
  27. The Tuxedo (2002) – Peran utama sebagai Jimmy Tong.
  28. Shanghai Knights (2003) – Peran utama sebagai Chon Wang.
  29. Around the World in 80 Days (2004) – Peran utama sebagai Passepartout.
  30. New Police Story (2004) – Peran utama sebagai Inspector Chan Kwok Wing.
  31. The Myth (2005) – Peran utama sebagai Jack.
  32. Rob-B-Hood (2006) – Peran utama sebagai Thongs.
  33. Rush Hour 3 (2007) – Peran utama sebagai Chief Inspector Lee.
  34. The Forbidden Kingdom (2008) – Peran utama sebagai Lu Yan/Old Hop.
  35. Shinjuku Incident (2009) – Peran utama sebagai Steelhead.
  36. The Karate Kid (2010) – Peran utama sebagai Mr. Han.
  37. 1911 Revolution (2011) – Peran utama sebagai Huang Xing.
  38. Chinese Zodiac (2012) – Peran utama sebagai JC.
  39. Police Story 2013 (2013) – Peran utama sebagai Detective Zhong Wen.
  40. Skiptrace (2016) – Peran utama sebagai Bennie Chan.
  41. Kung Fu Yoga (2017) – Peran utama sebagai Jack.
  42. The Foreigner (2017) – Peran utama sebagai Quan Ngoc Minh.
  43. Bleeding Steel (2017) – Peran utama sebagai Lin Dong.
  44. Vanguard (2020) – Peran utama sebagai Tang Huanting.
  45. Wish Dragon (2021) – Menyuarakan karakter Long.

Itulah sebagian daftar film Jackie Chan dari yang pertama hingga sekarang. Perlu diingat bahwa Jackie Chan telah memiliki karir yang sangat panjang dan banyak film yang tidak tercantum di sini.

Aktor Film Action Asal Indonesia

Berikut adalah beberapa aktor film aksi ternama dari Indonesia:

  1. Iko Uwais: Iko Uwais dikenal secara internasional berkat perannya https://www.tetrisgratis.com/ dalam film-film aksi seperti “The Raid” dan “The Raid 2”. Dia juga muncul dalam produksi internasional seperti “Star Wars: The Force Awakens” dan “Mile 22”.
  2. Joe Taslim: Joe Taslim adalah seorang aktor dan mantan atlet bela diri. Dia dikenal karena perannya dalam film “The Raid” serta film-film lainnya seperti “Fast & Furious 6”, “The Night Comes for Us”, dan “Warrior” (serial TV).
  3. Yayan Ruhian: Yayan Ruhian adalah seorang seniman bela diri dan stuntman yang juga telah berperan dalam beberapa film aksi Indonesia terkenal seperti “The Raid”, “Merantau”, dan “The Night Comes for Us”.
  4. Cecep Arif Rahman: Cecep Arif Rahman adalah seorang seniman bela diri yang telah muncul dalam film-film aksi seperti “The Raid 2”, “John Wick: Chapter 3 – Parabellum”, dan “Wiro Sableng”.
  5. Donny Alamsyah: Donny Alamsyah adalah seorang aktor yang telah membintangi berbagai film, termasuk film-film aksi seperti “Merantau”, “The Raid”, dan “The Night Comes for Us”.
  6. Tio Pakusadewo: Tio Pakusadewo adalah seorang aktor yang telah muncul dalam berbagai genre film, termasuk film-film aksi seperti “The Raid 2” dan “Headshot”.
  7. Ario Bayu: Ario Bayu adalah seorang aktor yang telah membintangi film-film aksi seperti “Java Heat” dan “Belenggu”.
  8. Ray Sahetapy: Ray Sahetapy adalah seorang aktor veteran yang telah tampil dalam beberapa film aksi terkenal seperti “The Raid” dan “Serbuan Maut”.
  9. Verdi Solaiman: Verdi Solaiman adalah seorang aktor yang telah muncul dalam beberapa film aksi populer seperti “Serbuan Maut” dan “Gangster”.
  10. Yayan Ruhian: Yayan Ruhian adalah seorang seniman bela diri dan stuntman yang juga telah berperan dalam beberapa film aksi Indonesia terkenal seperti “The Raid”, “Merantau”, dan “The Night Comes for Us”.

Mereka adalah beberapa di antara banyak aktor Indonesia yang telah memberikan kontribusi besar dalam industri film aksi baik di dalam maupun di luar negeri.

Beberapa Unsur Yang Terkandung Didalam Film Action

Film aksi, atau action film, adalah genre film yang menampilkan sejumlah besar aksi fisik, termasuk pertarungan, kejar-kejaran, ledakan, dan situasi dramatis yang berbahaya. Film aksi biasanya menonjolkan elemen-elemen seperti kecepatan, ketegangan, dan ketegangan, dengan tokoh utama yang sering kali harus mengatasi rintangan atau konflik yang sulit.

Ciri khas dari film aksi melibatkan

  1. Pertarungan dan Aksi Fisik

    • Adegan pertarungan yang intens dan aksi fisik yang dramatis adalah elemen utama dalam film aksi. Ini bisa melibatkan seni bela diri, tembak-menembak, atau pertarungan tangan kosong.
  2. Kejar-Kejaran

    • Adegan kejar-kejaran, baik menggunakan kendaraan atau kaki, seringkali menjadi bagian penting dari film aksi.
  3. Penggunaan Efek Khusus

    • Film aksi seringkali menggunakan efek khusus, termasuk efek visual dan suara yang mengesankan, untuk meningkatkan dampak adegan aksi.
  4. Pemecahan Masalah dan Rintangan

    • Tokoh utama dalam film aksi biasanya dihadapkan pada berbagai rintangan atau tantangan yang sulit. Mereka harus menggunakan keterampilan mereka untuk mengatasi masalah dan mencapai tujuan mereka.
  5. Plot Sederhana

    • Meskipun tidak selalu terjadi, film aksi seringkali memiliki plot yang relatif sederhana, dengan penekanan lebih pada aksi fisik daripada pengembangan karakter yang mendalam.
  6. Musik Pengiring yang Intens

    • Musik pengiring dalam film aksi cenderung intens dan mendramatisasi adegan aksi untuk meningkatkan efek emosional.
  7. Pengejaran dan Pertarungan Antagonis-Protagonis

    • Konflik antara protagonis (pahlawan) dan antagonis (penjahat) sering menjadi fokus utama. Pertarungan dan kejar-kejaran biasanya menciptakan ketegangan dramatis.

Contoh film aksi yang terkenal meliputi “Die Hard,” “Mad Max: Fury Road,” “The Dark Knight,” dan “Terminator 2: Judgment Day.”

Baca Juga : Mengenal Tentang Film Komedi Terlucu Superbad

Meskipun film aksi sering kali menekankan aksi fisik dan kegembiraan visual, beberapa film aksi juga mampu menyampaikan pesan atau tema yang mendalam. Genre ini tetap menjadi salah satu yang paling populer di dunia perfilman dan menarik penonton dari berbagai lapisan masyarakat.

Faktor Yang Terlibat Dalam Pembuatan Film Aksi

Pembuatan film aksi melibatkan sejumlah faktor yang berkontribusi pada kesuksesan dan kualitas keseluruhan produksi. Berikut adalah beberapa faktor kunci yang memengaruhi pembuatan film aksi:

  1. Naskah dan Plot

    • Naskah merupakan fondasi dari setiap film, termasuk film aksi. Plot harus dirancang dengan baik, dengan adegan aksi yang membangun ketegangan dan mendukung perkembangan karakter.
  2. Sutradara

    • Sutradara memiliki peran penting dalam membimbing kreativitas dan eksekusi visi artistik film. Keputusan sutradara dalam mengarahkan adegan aksi, memilih angle kamera, dan mengatur ritme film sangat berpengaruh pada kesuksesan produksi.
  3. Koreografi Aksi

    • Untuk mendapatkan adegan aksi yang efektif, koreografi aksi harus https://www.destincrustpizzeria.com/ dirancang dengan cermat. Ini mencakup perencanaan gerakan, penggunaan stuntman atau stuntwoman, dan koordinasi ketat untuk memastikan keamanan selama pengambilan gambar.
  4. Pemeran Utama dan Stuntman

    • Keberhasilan film aksi seringkali bergantung pada kemampuan pemeran utama dalam melakukan aksi fisik atau berpartisipasi dalam adegan aksi yang lebih berbahaya. Stuntman yang terampil juga penting untuk melibatkan adegan aksi tanpa risiko berlebihan bagi pemain utama.
  5. Tim Produksi

    • Tim produksi termasuk perancang produksi, perancang kostum, dan penyunting film. Setiap anggota tim berperan dalam menciptakan dunia visual dan atmosfer yang sesuai dengan genre aksi.
  6. Efek Khusus dan CGI

    • Efek khusus dan grafika komputer (CGI) dapat meningkatkan efektivitas adegan aksi. Penggunaan efek visual yang canggih dapat menciptakan aksi yang lebih spektakuler dan realistis.
  7. Musik dan Suara

    • Musik pengiring dan desain suara dapat meningkatkan atmosfer dan emosi dalam adegan aksi. Pemilihan musik yang tepat, suara efek, dan mixing audio memainkan peran kunci dalam membangun ketegangan dan kegembiraan.
  8. Lokasi dan Pembuatan Set

    • Lokasi pengambilan gambar dan set harus dipilih dengan bijaksana untuk menciptakan latar yang mendukung aksi. Set yang dirancang dengan baik dapat memberikan nuansa dan keindahan tersendiri pada film.
  9. Kamera dan Pencahayaan

    • Pemilihan kamera dan teknik pengambilan gambar, bersama dengan pencahayaan yang efektif, dapat memberikan tampilan visual yang menarik pada adegan aksi.
  10. Budget Produksi

    • Anggaran produksi memainkan peran besar dalam menentukan sejauh mana efek khusus, koreografi aksi, dan elemen produksi lainnya dapat diintegrasikan ke dalam film.
  11. Pemasaran dan Distribusi

    • Sukses film aksi juga bergantung pada strategi pemasaran dan distribusi yang efektif untuk menjangkau audiens target.

Semua faktor ini bekerja bersama-sama untuk menciptakan pengalaman menonton yang mendalam dan menghibur dalam film aksi. Dengan perpaduan yang baik dari elemen-elemen tersebut, film aksi dapat menjadi sukses di pasar dan diapresiasi oleh penonton.

7 Film Action Jackie Chan Terbaik di Netflix

Para pecinta film tentu memahami aktor asal Hong Kong Jackie Chan. Maklum saja, karier aktingnya udah terasa dirintis sejak masa 1980-an. Tercatat, udah lebih berasal dari 100 film yang dibintangi oleh Jackie Chan. Salah satu yang paling digemari adalah film action Jackie Chan.

Sebab, Jackie Chan punya kemampuan kungfu dan akting yang mumpuni. Berbagai aksi kungfu di film-filmnya pun kerap memukau. Tak hanya itu, Jackie Chan termasuk banyak membintangi film aksi-komedi supaya terlalu menghibur. Ketika peristiwa libur tiba-tiba, film-film jadul Jackie Chan pun kerap diputar kembali. Saat ini, berbagai film Jackie Chan termasuk ditayangkan di Netflix, fasilitas streaming film dan drama berbayar. Berikut tujuh film action Jackie Chan paling baik di Netflix yang bisa menjadi referensi untuk mengisi selagi libur Anda.

1. Bleeding Steel (2017)

Bleeding Steel mengangkat cerita Lin Dong (Jackie Chan), agen sbobet spesifik yang kehilangan anaknya, Xixi (Ouyang Nana) gara-gara kanker darah stadium akhir. Ketika Xixi meninggal, Lin Dong pun tak bisa melihatnya gara-gara tengah menyelamatkan Dr. James (Kym Gyngell), kliennya yang merupakan ahli kebugaran penemu alat jantung mekanik.

Meski udah diselamatkan, berbagai pihak selamanya mengincar alat jantung mekanik buatan Dr. James, perihal ini senang tidak senang kembali menyeret Lin Dong. Ia pun berupaya menguak kejahatan Woman in Black dan komplotannya yang mengincar alat jantung mekanik Dr. James.

2. The Karate Kid (2010)

Film ini berkisah perihal anak laki-laki bernama Dre Parker (Jaden Smith) yang ganti berasal dari Amerika Serikat ke China. Setiba di Negeri Tirai Bambu, Dre yang merupakan anak baru ternyata kerap diganggu oleh Cheng (Zhenwei Wang) yang jago kungfu dan teman-temannya.

Suatu ketika, Dre yang diganggu mendapat bantuan berasal dari Tuan Han (Jackie Chan) yang ternyata ahli kungfu. Dre pun pada akhirnya menghendaki Han melatihnya hingga pada akhirnya mengikuti kejuaraan kungfu.

Baca juga:

Film Thriller Korea yang Menegangkan, Oldboy hingga Forgotten

Rekomendasi Film Action Komedi Indonesia, Menegangkan tapi Lucu

3. Kung Fu Panda (2008)

Kung Fu Panda merupakan keliru satu film paling baik Jackie Chan bersama rating capai 7,6 berasal dari IMDb. Film ini berkisah perihal panda bernama Po (Jack Black) yang tak sengaja masuk ke arena pertarungan dan didapuk menjadi Dragon Warrior.

Po kemudian dilatih oleh Master Shifu (Dustin Hoffman) bersama Furious Five yang terdiri berasal dari Tigress (Angelina Jolie), Viper (Lucy Liu), Monkey (Jackie Chan), Mantis (Seth Rogen), dan Crane (David Cross). Po pun berupaya mati-matian menjadi master kungfu.

4. Armour of God 2 (1991)

Film action Jackie Chan ini bercerita perihal agen rahasia yang berupaya menemukan emas yang disembunyikan kelompok Nazi. Agen rahasia itu bernama Condor (Jackie Chan). Condor memulai pencariannya ke Afrika Selatan gara-gara mencurigai sebuah markas bawah tanah yang pernah dihuni kelompok Nazi. Namun rupanya emas itu tidak ada di sana. Yang ada, Condor justru harus menghadapi berbagai kelompok pemburu harta karun lainnya.

5. Dragons Forever (1988)

Dragons Forever merupakan keliru satu film Jackie Chan jadul yang masih seru untuk ditonton. Film ini berkisah perihal Jackie Lung (Jackie Chan), pengacara perusahaan kimia yang diam-diam mobilisasi bisnis narkoba.

Perusahaan kimia itu dituntut oleh perusahaan perikanan gara-gara dianggap laksanakan pencemaran air yang berpengaruh ke wilayah bisnis mereka. Jackie pun memutar otak untuk menyelesaikan masalah kliennya bersama berbagai taktik.

6. Police Story (1985)

Film ini mengangkat kisah seorang polisi bernama Kevin Chan (Jackie Chan) yang sukses menangkap bandar narkoba. Namun sang bandar rupanya melancarkan aksi balas dendam bersama memfitnah Kevin udah laksanakan pembunuhan terhadap polisi lain.

Kevin pun harus bersihkan namanya dan menjaga diri berasal dari serangan pasukan bandar narkoba tersebut. Ia termasuk harus menjaga nyawa kekasihnya.

7. Project A (1983)

Project A bercerita perihal Dragon Ma (Jackie Chan), letnan marinir di Hong Kong yang berupaya menghentikan aksi perompak yang dipimpin Sanpao (Dick Wei) di laut lepas, tetapi gagal.

Ma kemudian bekerja sama bersama laksamana angkatan laut (Hak Suen Lau), kapten polisi Tzu (Biao Yuen), dan pencuri licik (Sammo Hung Kam Bo) untuk mengalahkan Sanpao. Film action Jackie Chan ini mengantongi rating 7,3 berasal dari IMDb.

Rekomendasi Film Action Komedi Indonesia, Menegangkan tapi Lucu

Film action comedy merupakan kombinasi genre yang banyak digemari. Selain dari luar negeri, ada juga sejumlah film action komedi Indonesia yang sayang untuk dilewatkan. Menonton film perpaduan genre ini memang menyenangkan. Pasalnya, penonton tak hanya dibuat tegang tetapi juga tertawa oleh adegan atau dialog film yang lucu. Tak heran, kalau film bergenre ini banyak memiliki penggemar dan banyak dicari sebagai tontonan di waktu senggang. Terdapat beberapa judul film action comedy Indonesia yang dapat menjadi pilihan tontonan. Simak rekomendasinya berikut ini.

1. Comic 8: Casino Kings (2015)

Dirilis pada 2015, Comic 8: Casino Kings merupakan film aksi komedi slot gacor yang disutradarai oleh Anggy Umbara. Film ini menceritakan tentang misi 8 agen rahasia yang berusaha merampok sebuah bank. Namun, keadaan memburuk dan banyak sandera di dalam bank. Saat mereka berusaha mencari jalan keluar, polisi mengatur strategi untuk menangkap para perampok.

2. 212 Warrior (2018)

Berikutnya adalah film berjudul Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, atau dikenal juga dengan judul 212 Warrior. Film yang diangkat dari serial novel Wiro Sableng karya Bastian Tito ini disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko.

Baca Juga : Beberapa Jenis Genre Thriller yang Wajib Kamu Tahu!

Film ini menceritakan tentang seorang pemuda bernama Sinto Gendeng yang mendapat titah dari gurunya untuk meringkus mantan muridnya yang berkhianat. Wiro tak hanya menguak rencana keji Mahesa Birawa, tetapi ia juga menemukan esensi sejati seorang pendekar.

3. Hit & Run (2019)

Film action comedy Indonesia berikutnya adalah Hit & Run yang disutradarai oleh Ody C. Harahap. Film ini menceritakan tentang seorang polisi yang ditugaskan untuk menangkap raja narkoba. Film ini memadukan unsur laga yang menegangkan dan komedi yang kocak sehingga memberikan dua sensasi berbeda bagi penontonnya.

4. Till Death Do Us Part (2021)

Till Death Do Us Part merupakan film karya Anggy Umbara yang hadir dengan perpaduan genre yang unik. Film ini menawarkan genre drama, thriller, action, dan dibumbui unsur komedi. Selain memiliki plot cerita yang unik yakni maju dan mundur, akhir dari film ini juga memancing perdebatan.

5. Satria Dewa: Gatotkaca (2022)

Film action comedy selanjutnya adalah Satria Dewa: Gatotkaca yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini didasari dari tokoh pewayangan Mahabrata. Satria Dewa: Gatotkaca menceritakan tentang teror pembunuhan misterius, hal tersebut mengusik seorang pemuda bernama Yuda. Ia pun melakukan penyelidikan bersama teman-temannya mengenai peristiwa tersebut.

6. Ashiap Man (2022)

Ashiap Man merupakan film drama aksi komedi yang disutradarai dan dibintangi oleh Atta Halilintar. Film ini menceritakan tentang seorang pria bernama Zul yang sejak kecil terobsesi menjadi superhero. Akan tetapi, keinginan Zul untuk menjadi superhero tidak berjalan mulus. Ia juga gagal menyelamatkan ayahnya.

7. The Big 4 (2022)

Rilis akhir 2022 di layanan streaming Netflix, The Big 4 cukup ramai diperbincangkan para penikmat film. Pasalnya film garapan Timo Tjahjanto itu memang menarik dan sempat menduduki peringkat teratas di Netflix.

Film ini menceritakan tentang seorang detektif wanita yang menyelidiki kematian ayahnya. Sampai akhirnya ia mendatangi sebuah pulau terpencil dan bekerja sama dengan empat orang bekas murid ayahnya untuk mengungkap si pembunuh. Demikian rekomendasi film action komedi Indonesia yang bisa menjadi pilihan tontonan Anda.

Deretan Aktor Terbaik Film Action Yang Tidak Terlupakan Sepanjang Masa

Hanya sedikit hal yang membuat darah penggemar film action atau laga/aksi terpompa. Salah satunya https://www.belcindo.com/ tawaran film yang dibintangi aktor atau aktris favorit mereka. Begitu banyak aktor dengan akting berkualitas, baik itu dari era klasik maupun modern. Namun, lembaga survei Ranker telah memilahnya.

1. Chuck Norris

Chuck Norris adalah ikon Amerika yang paling dibanggakan, setelah bertugas di Angkatan Udara AS dan menguasai tidak kurang dari tiga seni bela diri, akhirnya membentuk sekolah pertempurannya, Chun Kuk Do. Dia pertama kali muncul di adegan film seni bela diri yang dibintanginua bersama Bruce Lee di Way of the Dragon.

Norris menjadi sangat populer karena teknik aktingnya yang sederhana dan lugas ditambah dengan keterampilan bertarungnya yang unggul. Karya-karyanya telah mencapai status kultus di AS, memiliki ceruk unik di antara penawaran hiburan aksi kerah biru.

2. Harrison Ford

Untuk penggemar yang tumbuh pada 1970-an dan 1980-an, sangat sedikit aktor yang mendapatkan penghargaan bintang aksi seperti yang diraih Harrison Ford. Hanya dalam satu dekade, Ford memberi dunia dua pahlawan film paling ikoniknya dalam peran Han Solo di trilogi Star Wars dan Indiana Jones dalam trilogi Indiana Jones. Penggambaran Ford tentang antipahlawan yang malang menjadi legenda.

3. Jason Statham

Jason Statham meluncurkan karier film aksinya sebagai penjahat Guy Ritchie dalam Lock Stock and Two Smoking Barrels dan Snatch. Kemudian ia membantu menghidupkan kembali genre aksi yang tidak aktif pada awal 2000-an dan 2010-an, dengan serangkaian film aksi modern yang sukses seperti seri The Transporter, seri The Mechanic, The Italian Job, reboot Death Race, dan Crank.

Dia meraih “emas” melalui seri Expendables karya Stallone dan mungkin paling dikenal karena perannya yang berulang sebagai Deckard Shaw dalam seri The Fast and the Furious. Statham sekarang menjadi pokok film aksi abad ke-21. Ketampanannya yang kokoh serta kemampuan seni bela diri yang luar biasa, mendorongnya ke tingkat bintang aksi tertinggi.

4. Clint Eastwood

Clint Eastwood kurang lebih adalah “bapak film aksi”. Masih kuat pada usia 90 tahun dengan penawaran film terbarunya Cry Macho, Eastwood membuktikan dirinya sebagai “water mark” dari seluruh genre. Dia membawa pulang tiga Oscar untuk Sutradara Terbaik, Film Terbaik, dan Aktor Terbaik melalui film Unforgiven. Eastwood membumikan dirinya sebagai aktor ikonik yang menampilkan kejantanan Amerika di puncaknya yang mendebarkan.

5. Keanu Reeves

Keanu Reeves menjadi bintang yang bersinar terang di awal kariernya dengan penampilan yang menonjol dalam genre tertentu seperti My Own Private Idaho, Bill and Ted’s Excellent Adventure, dan Dangerous Liaisons. Namun kebangkitannya dalam genre aksi, melambungkannya ke pengakuan internasional.

Baca Juga : Fakta Yang Mungkin Tidak Anda Ketahui Tentang Film Komedi ‘The Hangover’

Pemilih peringkat kemungkinan melihat Reeves sama seperti fandom film lainnya yaitu aktor karismatik namun rendah hati dengan asumsi penyelamat dan pembunuh dengan mudah seperti peran komedi romantisnya. Kesukaannya yang santai dan kecenderungannya yang terkenal untuk memperlakukan penggemar dan anggota kru dengan hormat, semakin memperkuat peringkat tingginya di antara bintang aksi terbesar.

6. Bruce Willis

Tidak ada daftar peringkat film aksi yang akan lengkap tanpa Bruce Willis di 10 besar. Willis memulai karier aktingnya sebagai David Addison dalam serial televisi “Moonlighting”, tetapi film Die Hard pada 1988 mendorongnya menjadi legenda bintang aksi.

Sebagai detektif polisi, John McClane yang terus-menerus babak belur, berhasil melawan tren binaragawan Stallone-Schwarzenegger dan memperkuat dirinya sebagai pemain hebat sepanjang masa dalam lima film Die Hard yang berbeda serta beberapa film aksi klasik.

7. Bruce Lee

Bruce Lee mungkin adalah bintang film seni bela diri paling terkenal sepanjang masa. Aktor Amerika Hong-Kong ini pertama kali bermain dalam peran Kato dalam serial televisi “The Green Hornet”. Lee kemudian membintangi lima film seni bela diri paling terkenal pada 70-an, termasuk The Big Boss, Fists of Fury, Way of the Dragon, Enter the Dragon, dan Game of Death.

8. Jackie Chan

Jackie Chan telah muncul di lebih dari 150 film dan sering dianggap sebagai bintang aksi paling terkenal di planet ini, dengan popularitasnya yang luar biasa baik di belahan Barat maupun Timur. Film-filmnya yang paling terkenal termasuk seri Rush Hour dengan Chris Tucker, Supercop, Police Story, Rumble in the Bronx, dan Shanghai Noon, dan dia juga mengisi suara Monkey dalam seri Kung Fu Panda yang populer.

Chan dikenal lewat keterampilan seni bela diri yang cukup besar, yang menampilkan gaya bertarung yang lebih akrobatik dan lebih banyak lagi dalam kehadiran panggungnya yang menyenangkan. Ia dikenal karena waktu komedinya yang alami serta gerakan khasnya menggunakan persenjataan yang ditingkatkan dan aksi-aksi yang unik, Chan membuat tanda yang tak terhapuskan dalam sejarah genre aksi.

9. Sylvester Stallone

Katalog sinematik Stallone mungkin yang paling banyak dikutip. Sly telah menggetarkan penonton sejak The Lords of Flatbush tahun 1974 dan kemudian membintangi film aksi terkenal seperti Nighthawks, Cliffhanger, Cobra, dan Get Carter. Dia paling terkenal karena perannya sebagai Rocky Balboa dan John Rambo dalam seri Rocky dan Rambo, dan kemudian dalam karirnya sebagai Barney Ross dalam seri Expendables.

Persona layar Hardcase Stallone sering ditiru dan diparodikan, sering kali mengimbangi kerentanannya yang pendiam sebagai tipe pria biasa yang berjuang untuk tetap bertahan dalam situasi yang sangat merugikan. Penampilannya di Rocky dan First Blood telah menjadi ritus peralihan Amerika.

10. Arnold Schwarzenegger

Arnold Schwarzenegger adalah aktor film aksi nomor satu. Schwarzenegger telah membawakan beberapa film aksi paling terkenal sepanjang masa, dimulai dengan penampilan legendarisnya di Conan the Barbarian dan beralih ke legenda sinematik dengan mengambil peran penjahat dalam The Terminator karya James Cameron, meluncurkan film yang memenangkan dunia dengan kiasan perjalanan waktu fiksi ilmiah Terminator 2: Judgement Day yang menghantui.

Meskipun awalnya lambat dengan bahasanya yang terpotong dan keterampilan aktingnya yang kurang berkembang, Schwarzenegger akhirnya menemukan karakternya sendiri dan memancarkan kehadiran layar yang memikat namun tegas. Tidak ada aktor lain yang berakting seperti gubernur.

Sinopsis & Review The Roundup, Polisi Sangar Telah Kembali!

The Roundup (2022) atau Bum Jeodoshi 2, merupakan film action crime dari Korea slot Selatan yang perdana ditayangkan pada 1 Juni 2022 di Indonesia. Sementara di Korea Selatan, film ini ditayangkan pada 18 Mei 2022 dan berhasil menjadi peringkat pertama di box office Korea. Film ini merupakan sekuel dari film The Outlaws (2017) yang sama-sama diperankan oleh aktor laga terkenal Ma Dong Seok. Film ini menceritakan kisah setelah penyisiran di kota Garibong-dong yang dilakukan empat tahun sebelumnya.

Seperti apakah aksi detektif Ma di film kali ini? Berikut ini Bacaterus berikan ulasannya, selamat membaca!

Sinopsis

Tahun Rilis: 2021

Genre Action: Crime-Action

Sutradara: Kang Yoon Sung, Lee Sang Yong

Detektif Ma menjadi perbincangan setelah berhasil melumpuhkan seorang kriminal di tengah kota. Kejadian tersebut membuat atasan Unit Kejahatan Besar Polisi Geumcheon kesal. Detektif Ma kemudian ditugaskan pergi ke Vietnam untuk membawa pulang buronan orang Korea yang melarikan diri. Ditemani oleh Kapten Jeon Il Man, detektif Ma akhirnya sampai di Vietnam. Mereka berdua disambut oleh Jang Soon Cheol yang merupakan salah satu eksekutif Korea dalam urusan luar negeri di Vietnam.

Kemudian, detektif Ma dan kapten Jeon Il Man tiba di kantor tempat Jang Soon Cheol bekerja. Mendengar salah satu buronan menyerahkan diri dengan alasan yang tak masuk akal, detektif Ma merasakan ada yang tidak beres. Detektif Ma kemudian mencoba menggali informasi dari buronan yang menyerahkan diri tersebut. Lalu, dari buronan itu detektif Ma menemukan kasus pembunuhan berantai kejam yang dilakukan oleh Kang Hae Sang. Ia selama ini telah mengincar para turis Korea untuk memeras uang mereka.

Mencoba mencari informasi lebih lanjut, detektif Ma menghubungi Gasoline, orang Korea yang ada di Vietnam. Darinya, dia kembali menemukan informasi baru mengenai Kang Hae Sang yang sedang diincar oleh pembunuh bayaran suruhan Choi Chun Baek.

Diketahui kalau baru-baru ini Kang Hae Sang telah membunuh Choi Yong Ki yang merupakan anak dari Choi Chun Baek.

Ketika detektif Ma berhasil menemukan tempat persembunyian Kang Hae Sang, dia menyadari telah banyak korban berjatuhan. Kemudian, detektif Ma menemukan Kang Hae Sang yang belum sempat melarikan diri dan terjadilah baku hantam. Sayangnya, Kang Hae Sang berhasil melarikan diri. Detektif Ma dan kapten Jeon Il Man dideportasi karena telah melakukan tindakan ilegal mencoba mengusut kejahatan di Vietnam. Setibanya di Korea, detektif Ma melanjutkan aksi penyelidikan Kang Hae Sang yang kemungkinan besar melarikan diri ke Korea. Kali ini, Kang Hae Sang berhasil melakukan penculikan kembali untuk memeras keluarga korban. Detektif Ma hanya memiliki waktu terbatas untuk menangkap Kang Hae Sang. Bagaimanakah cara detektif Ma dan timnya untuk menangkap pembunuh berantai Kang Hae Sang?

Film Aksi dengan Alur Cerita Ringan

Film aksi tidak melulu memiliki cerita yang berat, contohnya film The Roundup (2022) ini. Meskipun memiliki genre action crime, film ini memiliki alur cerita yang ringan, sehingga sangat mudah sekali untuk mengikuti alur ceritanya. Seperti telah disebutkan sebelumnya, film ini merupakan sekuel dari film The Outlaws (2017). Tapi, meski kamu tidak mengikuti film yang sebelumnya,

tidak perlu khawatir karena sebagian besar ceritanya tidak terlalu menyambung dengan film tersebut. Hanya ada beberapa pemeran dari film sebelumnya. Selain alur ceritanya yang ringan, pemeran di film ini juga tidak terlalu banyak. Alhasil, penonton pun sangat mudah untuk mengingat para pemerannya. Selama 1 jam 46 menit, selain melihat adegan aksi, film ini juga menyuguhkan adegan komedi khas detektif Ma. Seperti pada beberapa adegan ketika detektif Ma menginterogasi penjahat dan percakapan dengan rekan-rekannya. Dijamin kamu akan cukup terhibur dengan komedi yang disuguhkan.

Sementara untuk segi visualnya, film ini hadir dengan tampilan yang sudah baik. Penggambaran suasana mencekam dan menegangkan pada adegan baku hantam sudah pas. Begitu pun dengan adegan komedinya dengan nuansa yang terlihat sedikit lebih berwarna.

Sebuah Kasus Pembunuhan Berantai

Pada awalnya, kasus yang harus ditangani oleh detektif Ma adalah sebuah kasus tentang buronan yang melarikan diri ke luar negeri. Makanya detektif Ma ditugaskan untuk ‘menjemput’ buronan tersebut untuk dipulangkan ke Korea.

Namun, konflik yang harus dihadapi tidak sesimpel itu. Ketika di Vietnam, detektif Ma menemukan sebuah kasus yang lebih besar lagi, yaitu kasus pembunuhan berantai. Ketika sedang mencari petunjuk awal, ada empat jasad yang ditemukan dengan kasus yang serupa. Meskipun ketika di luar negeri detektif Ma tidak memiliki kuasa untuk mengatasi kasus itu, tapi jiwanya sebagai penegak hukum bergejolak. Tentu saja, meskipun sudah dilarang, detektif Ma tetap meneruskan penelusuran kasus tersebut.

Dan betul saja, kasus itu ternyata sudah lama dilakukan oleh Kang Hae Sang yang menjadi dalang utama. Kang Hae Sang  menculik para korban untuk memeras uangnya lalu membunuh mereka ketika sudah berhasil merampas uangnya.

Adegan Aksi yang Lebih Brutal

Seperti pada kebanyakan film aksi, tentunya film ini pun sangat menonjolkan adegan aksi baku hantamnya. Dan seperti pada film pendahulunya, detektif Ma di film ini pun kembali beraksi menghajar para kriminal hanya dengan tangan kosong. Tentunya bagi para penggemar detektif Ma, adegan aksi dari detektif Ma ini sangat dinanti-nanti. Detektif Ma dikenal memiliki tenaga yang kuat dan besar, sehingga beberapa kriminal yang dipukulnya ada yang sampai terpental cukup jauh.

Bahkan ada yang sekali pukul langsung pingsan karena tenaganya yang kuat. Lucunya, bagi beberapa kriminal yang sudah kenal dengan detektif Ma, biasanya nyali mereka langsung ciut duluan.

Sementara itu, para kriminal di film ini selalu menggunakan senjata tajam ketika beraksi. Para kriminal dengan brutal melayangkan senjata tajamnya tidak hanya pada korban, tapi pada polisi sekalipun.  Terutama penjahat utamanya, Kang Hae Sang. Dia tidak akan segan-segan mengarahkan pisau yang dia pegangnya untuk melumpuhkan lawan. Cara Kang Hae Sang mengalahkan musuh atau korbannya pun terbilang sadis. Tentunya, adegan aksi antara detektif Ma melawan Kang Hae Sang adalah adegan yang terbaik. Kamu akan melihat adegan aksi yang lebih brutal dan lebih intens lagi dari aksi baku hantam mereka berdua.

Film ini cukup banyak adegan kekerasan dan berdarah-darah. Jadi, untuk yang tidak suka adegan berdarah-darah atau adegan aksi yang brutal, sebaiknya kamu skip film ini. Dan kebalikannya, bagi kamu yang suka film aksi yang cukup menegangkan, film ini bisa masuk ke daftar tontonan kamu.

Nah, itulah ulasan film The Roundup (2022), tertarik untuk menonton film ini? Bagi yang penasaran dengan alur ceritanya, film ini sudah bisa langsung kamu saksikan di beberapa bioskop ya.

Baca juga: https://holafoundation.org/the-world-of-marriage/

Stuntman Punya Peran Lebih Penting, Bukan Hanya Pemeran Pengganti

Di dalam industri perfilman, adegan aksi berbahaya atau heroik seperti perkelahian atau melompat dari gedung atau mobil kerap harus dilakukan. Hanya sedikit artis yang bisa melakukannya, dan sementara yang lainnya adalah memilih menggunakan stuntman.

Peran stuntman, tidak bisa dipungkiri, menjadi sangat penting dan krusial dalam proses pengambilan gambar. Mereka bisa menyajikan aksi-aksi yang mendebarkan bagi para penonton yang mengira bahwa aksi itu dilakukan oleh para bintang.

 

Dilansir dari dictionary.cambridge.org, stuntman atau pemeran pengganti adalah seseorang yang pekerjaannya melakukan aksi (tindakan fisik yang sulit ) yang terlalu berbahaya untuk dilakukan oleh aktor dalam film atau acara televisi.Berikut sejumlah fakta tentang stunt man atau pemeran pengganti yang menarik untuk diketahui:

1. Penghargaan untuk Pemeran Pengganti

Para pemeran pengganti memiliki ajang penghargaan yang memang ditujukan untuk para stuntman. Meskipun tidak seramai ajang perfilman lainnya, sejumlah stuntman berhasil menjadi pemenang Taurus World Stunt Awards.

Pada tahun ini, pemenang kategori pertarungan stuntman terbaik diperoleh oleh film The King’s Man. Pertarungan antara Rasputin melawan Oxford dengan gerakan Georgian Dance-nya. Selain kategori pertarungan terbaik, kategori lainnya di penghargaan ini seperti Best High Work, Best Stunt Rigging, Best Work With A Vehicle, Best Speciality Stunt, dan sebagainya.

2. Keahlian & Lisensi

Meskipun membutuhkan keberanian untuk melakukan aksi-aksi berbahaya, menjadi stuntman bukan berarti hanya bermodalkan keberanian. Menjadi pemeran pengganti harus memiliki keahlian dan lisensi. Bukan tanpa sebab, tanpa keahlian, adegan berbahaya dapat berdampak buruk terhadap seorang pemeran pengganti dan juga menghambat produksi film.

Di Inggris terdapat sebuah asosiasi profesional pemeran pengganti yang terkenal dan terbesar di dunia, yakni British Stunt Register. Asosiasi ini mengelola skema penilaian para pemeran pengganti, melakukan verifikasi anggota, dan memberikan pelatihan tentang keselamatan dan kesehatan.

3. Dipilih yang Semirip Mungkin dengan Aktor Aslinya

Tugas stuntman adalah menggantikan aktor atau pemeran utama untuk melakukan sebuah aksi. Jadi, kemiripan adalah syarat utama selain keahlian untuk menjalankan peran yang harus dilakoni saat menggantikan sang bintang.

Kondisi ini membuat tidak jarang para pemeran pengganti memiliki kemiripan dengan sang aktor atau aktris, baik dari sisi wajah, tubuh, maupun cara bergerak.

4. Kesempatan Menjadi Bintang

Menjadi seorang pemeran pengganti untuk aktor dan aktris slot777 harus siap untuk tidak menjadi terkenal meskipun pemeran pengganti adalah orang yang melakukan adegan berbahaya atau heroik. Namun, bukan berarti seorang stuntman tidak bisa terkenal.

Kisan seorang stuntman yang menjadi aktor ternama memang tidak banyak. Namun, bukan berarti itu tidak mungkin. Jackie Chan adalah contoh aktor yang mampu menjadi bintang dengan mengawali karir sebagai pemeran pengganti.

Dia bahkan kerap masih melakukan adegan-adegan berbahaya sendiri, dan tanpa menggunakan pemeran pengganti.

5. Jumlahnya Ribuan dengan Persaingan Ketat

Ada dari 7.700 stunt performer tergabung dalam The Screen Actors Guild – American Federation of Television and Radio Artists (SAG-AFTRA) dan 1.000 lainnya di Taurus World Stunt Awards, tidak termasuk ribuan lainnya yang tersebar di seluruh dunia.

Saat ini, jika ada, permintaan untuk pemeran pengganti sangat terbatas sehingga persaingan untuk pekerjaan menjadi sangat ketat. Angka lapangan pekerjaan diperkirakan meningkat ketika produksi film dilanjutkan pasca-pandemi 2021.

Masa depan profesi stuntman mungkin dipengaruhi oleh teknologi komputer. Dalam beberapa kasus, sineas memilih untuk menggunakan efek khusus dan citra yang dihasilkan komputer untuk adegan penuh aksi.

Namun, menggunakan stuntman dapat memberikan adegan yang lebih autentik, sehingga kehadiran mereka akan selalu dibutuhkan.

Baca juga: https://holafoundation.org/sinopsis-review-the-roundup-polisi-sangar-telah-kembali/

Deretan Rekomendasi Film Action Thailand Yang Mesti Ditonton

Thailand adalah salah satu negara di Asia yang kerap memproduksi film action. Negeri Gajah Putih ini memang tidak hanya terkenal giat menggarap film horor dan komedi romantis saja. Akan tetapi, sineas film Thailand juga cukup produktif membuat film dengan genre aksi.

Muay Thai yang menjadi seni bela diri kebanggaan rakyat Thailand kerap diperlihatkan dalam adegan slot online pertarungan. Kombinasi jalan cerita yang unik serta adegan pertarungan yang dapat memacu adrenalin membuat film action Thailand menarik untuk ditonton. Berikut adalah daftar rekomendasi film action Thailand yang keren dan populer.

1. Ong Bak Series

  • Tahun Rilis: 2003
  • Genre: Action
  • Sutradara: Tony Jaa, Panna Rittikrai, Prachya Pinkaew
  • Pemeran: Tony Jaa, Petchtai Wongkamlao, Pumwaree Yodkamol
  • Perusahaan Produksi: Sahamongkol Film International, Magnolia Pictures

Ong Bak adalah salah satu film aksi yang cukup berhasil menarik perhatian dunia. Hal itu karena film ini dipenuhi dengan aksi bela diri Muay Thai yang artistik. Film pertamanya yang berjudul Ong Bak: The Thai Warrior dirilis pada tahun 2003.

Berkat aksi Tony Jaa yang memukau saat melakukan adegan pertarungan, film Ong Bak berhasil meraih penghargaan Action Asia Award di Festival Film Asia Deauville dan penghargaan Orient Express di Festival Film Internasional Sitges-Catalonian.

Ong Bak menjadi salah satu film yang berhasil mengangkat perfilman Thailand ke pentas dunia. Tony Jaa sendiri telah berhasil menyandingkan namanya dengan aktor populer Asia lainnya, seperti Jacky Chan dan Jet Li. Ingin tahu aksi Tony Jaa saat mencari patung kepala Buddha yang hilang? Tonton sendiri film keren yang satu ini.

2. The Protector

  • Tahun Rilis: 2005
  • Genre: Action, Martial Arts
  • Sutradara: Prachya Pinkaew
  • Pemeran: Tony Jaa, Petchtai Wongkamlao, Bongkoj Khongmalai
  • Perusahaan Produksi: Baa-ram-ewe

The Protector dirilis pada tahun 2005. Menggaet Tony Jaa sebagai bintang utamanya, The Protector telah menjadi film sukses selanjutnya yang diperankan oleh aktor kawakan tersebut. Film ini memiliki jalan cerita yang unik serta gaya pertarungan yang dapat membuat ngilu para penonton.

Film ini memang wajib ditonton oleh para pecinta film aksi. Film yang berjudul asli Tom Yum Goong ini mengisahkan perjalanan Kham yang diperankan oleh Tony dalam mencari gajah peliharaannya yang telah dicuri.

Perjalanan Tony dalam mengembalikan gajah bernama Kohrn ke desanya memang cukup menarik. Selain menawarkan adegan pertarungan yang keren, film persahabatan unik antara Kham dan Khorn ini juga diwarnai banyak adegan yang menghibur.

3. Raging Phoenix

  • Tahun Rilis: 2009
  • Genre: Action, Romance
  • Sutradara: Rashane Limtrakul
  • Pemeran: JeeJa Yanin, Kazu Patrick Tang, Nui Saendaeng
  • Perusahaan Produksi: Baa-Ram-Ewe

Bila Tony Jaa terkenal sebagai aktor laga dari negeri Gajah Putih, maka aktris laganya adalah Jeeja Yanin. Ia membintangi film aksi Raging Phoenix yang dirilis tahun 2009. Film yang mengisahkan penculikan wanita ini memiliki koreografi memukau yang dapat menarik perhatian para penonton.

Yanin sendiri berperan sebagai Deu, seorang gadis yang berhasil diselamatkan oleh tiga petarung jalanan saat penculikan. Ia mulai mempelajari bela diri dari ketiga petarung tersebut untuk mengungkap sindikat penculikan dan perdagangan wanita yang terjadi di kotanya. Berhasilkah Deu mengungkap kejahatan kemanusiaan tersebut? Tonton sendiri filmnya.

4. The Samurai Ayothaya

  • Tahun Rilis: 2010
  • Genre: Action, Drama, History
  • Sutradara: Nopporn Watin
  • Pemeran: Seigi Ozeki, Kanokkorn Jaicheun, Sorapong Chatree
  • Perusahaan Produksi: Mahagaap Co.,Ltd.

The Samurai Ayothaya diambil dari kisah nyata mengenai Yamada Nagamasa, petualang asal Jepang abad ke-17 yang ditinggal mati oleh tentara Jepang. Kehidupannya mulai berubah saat ia diselamatkan oleh pejuang Thailand di Ayothaya. Nagamasa yang berhasil selamat kemudian mempelajari seni bela diri asal negeri Gajah Putih, Muay Thai.

Muay Thai adalah seni bela diri yang banyak mengandalkan siku dan lutut dalam setiap pertarungan. Film action yang mengangkat sejarah dari dua negara ini memang cukup sukses di Thailand. Hal itu dibuktikan dengan penghargaan untuk skor terbaik di acara penghargaan Asosiasi Film Nasional Thailand pada tahun 2011. Ingin tahu bagaimana Nagamasa melawan penjajah Jepang di Ayothaya? Film yang dirilis tahun 2010 ini menjadi film rekomendasi yang asyik untuk mengisi waktu luang.

5. Chocolate

  • Tahun Rilis: 2008
  • Genre: Action, Drama
  • Sutradara: Prachya Pinkaew
  • Pemeran: JeeJa Yanin, Hiroshi Abe, Pongpat Wachirabunjong
  • Perusahaan Produksi: Sahamongkol Film International, Baa-Ram-Ewe

Chocolate adalah film yang diperankan aktris cantik Jeeja Yanin yang dirilis tahun 2008 silam. Film ini mengisahkan Zen, putri dari pasangan Zin dan Masashi yang mengidap autis. Zen sendiri memiliki refleks yang cukup baik dan memiliki kemampuan untuk meniru gerakan-gerakan bela diri yang dilihatnya.

Film yang berhasil melambungkan nama Jeeja dalam deretan aktris Thailand terkenal ini memang menarik untuk ditonton. Memiliki jalan cerita yang sederhana, film action yang berlatarkan asmara antara kedua orang tua Zen ini berhasil meraih sukses pada saat perilisannya. Berhasilkah Zen melawan musuh kedua orang tuanya tersebut? Saksikan sendiri film yang satu ini.

6. Power Kids

  • Tahun Rilis: 2009
  • Genre: Action, Comedy
  • Sutradara: Krissanapong Rachata
  • Pemeran: Nantawooti Boonrapsap, Nawarat Techarathanaprasert, Sasisa Jindamanee
  • Perusahaan Produksi:  Baa-Ram-Ewe

Power Kids dirilis tahun 2009. Film dengan genre action comedy ini mengisahkan empat sekawan; Wuth, Catt, Pong dan Jin yang mempelajari Muay Thai. Suatu hari Wun, adik dari Wuth diketahui mengalami kelainan jantung yang mengharuskan dirinya menjalani perawatan di rumah sakit untuk transplantasi jantung.

Saat keempat sekawan ini hendak berkunjung ke rumah sakit, mereka dihadapkan pada kejadian yang membahayakan. Mereka harus berhadapan dengan para teroris yang sedang melakukan aksinya di rumah sakit tempat Wun dirawat.

Baca Juga : Tony Jaa Aktor yang Dijuluki Pendekar Asia, Rival Iko Uwais?

Film yang mengangkat tema persahabatan, cinta dan aksi bela diri ini memang menarik untuk ditonton. Selain itu, sisi komedinya juga cukup menghibur untuk disaksikan.

7. Vengeance of an Assassin

  • Tahun Rilis: 2014
  • Genre: Action
  • Sutradara: Panna Rittikrai
  • Pemeran: Nantawooti Boonrapsap, Dan Chupong, Kessarin Ektawatkul
  • Perusahaan Produksi: Sahamongkol Film International

Ini adalah film karya sineas Thailand bernama Panna Rittikrai yang sebelumnya sukses dalam film Ong Bak. Film berjudul Vengeance of an Assassin ini dirilis tahun 2014. Bergenre action crime, film ini menceritakan Natee, seorang pemuda yang memutuskan menjadi pembunuh bayaran demi menguak kebenaran tentang kematian kedua orang tuanya.

Dalam perjalanan Natee mencari kebenaran, ia dipertemukan dengan seorang wanita bernama Ploy yang menjadi target pembunuhan mafia kejam. Selain menampilkan aksi laga sang tokoh utama yang keren, romansa dalam film ini juga bisa membuat penonton betah berlama-lama duduk di depan layar kaca.

8. Bangkok Knockout

  • Tahun Rilis: 2010
  • Genre: Action
  • Sutradara: Panna Rittikrai
  • Pemeran: Sorapong Chatree, Kerttisak Udomnak, Krittiya Lardphanna
  • Perusahaan Produksi: Na Film, Sahamongkolfilm Co.

Sutradara Panna Rittikrai memang dikenal spesialis dalam membuat film action. Salah satu filmnya yang menarik untuk ditonton berjudul Bangkok Knockout yang dirilis tahun 2010. Film ini berkisah tentang sekelompok stunmant yang mengikuti kompetisi casting.

Berawal dari casting, mereka pun akhirnya terjebak dalam sebuah permainan ala gladiator yang dilakukan oleh para pejudi dari seluruh dunia. Kisah perjalanan sekelompok stunmant yang berjuang untuk membebaskan diri dari lingkaran hitam perjudian tersebut memang cukup brutal.

Selain menampilkan adegan laga yang ekstrim, film action yang menghadirkan si cantik Baifern Pimchanock alias ‘Nam’ dalam film Crazy Little Thing Called Love ini membawa cerita seru petualangan mereka.

9. Fireball

  • Tahun Rilis: 2009
  • Genre: Action, Drama
  • Sutradara: Thanakorn Pongsuwan
  • Pemeran: Preeti Barameeanat, Khanutra Chuchuaysuwan, Kumpanat Oungsoongnern
  • Perusahaan Produksi: Bangkok Film Studio, Forfilms

Film yang satu ini menggabungkan antara aksi dan olahraga basket. Berjudul Fireball, film ini dirilis tahun 2009. Fireball bercerita mengenai perjalanan Thai memasuki dunia gelap Fireball, sebuah permainan yang melibatkan kekerasan di dalamnya.

Thai mengetahui saudara kembarnya mengalami koma. Ia berusaha mencari tahu kebenaran dengan ikut serta dalam sebuah permainan yang diadakan oleh kelompok kriminal bawah tanah. Memiliki jalan cerita unik antara sportivitas dan kekerasan, film ini bisa menjadi tontonan yang menghibur.

10. Mercury Man

  • Tahun Rilis: 2006
  • Genre: Action
  • Sutradara: handit Thongdee
  • Pemeran: Metinee Kingpayome, Anon Saisangcharn, Wasan Khantaau
  • Perusahaan Produksi: Baa-Ram-Ewe

Banyaknya film super hero yang bermunculan telah membuat sineas film Thailand tak ingin kalah ketinggalan. Film super hero yang berjudul Mercury Man ini dirilis pada tahun 2006.

Film ini mengisahkan perjalanan Mercury Man yang berusaha menyelamatkan ibu dan saudara transeksualnya dari kelompok teroris. Jalan ceritanya yang ringan membuat film ini bisa jadi hiburan tersendiri bagi penonton. Penasaran dengan aksi Mercury Man? Tonton sendiri filmnya.

Nah, itulah 10 rekomendasi film action Thailand yang menarik untuk ditonton. Selain adegan laganya yang tak kalah seru dari film Hollywood, jalan cerita yang unik film-film di atas bisa menghibur para penonton.

Tony Jaa Aktor yang Dijuluki Pendekar Asia, Rival Iko Uwais?

Bagi pecinta film laga, film Ong Bak jadi salah satu film yang sayang untuk dilewatkan. Film Ong Bak 3 bakal tayang di Indosiar pada Jumat, 13 Januari 2023, pukul 00.30 WIB. Film tersebut merupakan sekuel dari film Ong Bak 1 dan Ong Bak 2. Menjadi pertarungan akhir dari sekuel sebelumnya, dalam film Ong Bak 3 tentu penonton akan menyaksikan aksi bela diri Tony Jaa, salah satu aktor yang dijuluki ‘Pendekar Asia’.

Film Ong Bak sendiri pertama kali rilis pada tahun 2003. Film tersebut disutradarai oleh Prachya Pinkaew, dan menampilkan aksi koreografi tempur panggung oleh Panna Rittikrai. Aksi Tony Jaa dalam film tersebut membuat namanya melambung dan mendapat pujian internasional sebagai bintang utama seni bela diri.

Cinta Bela Diri

Kecintaan Tony Jaa terhadap aksi bela diri telah ditunjukkannya sejak situs judi bola muda. Pria yang lahir di Provinsi Surin Thailad ini sering menyaksikan film dari beberapa aktor laga hebat seperti Bruce Lee, Jet Li, dan Jackie Chan. Ia pun sangat suka meniru-niru adegan bela diri yang ditontonnya di film tersebut lalu mempraktekkannya di sawah milik ayahnya.

Pada usia 15 tahun, Tony menawarkan diri menjadi anak didik bela diri dari sutradara film action Panna Rittikrai. Panna kemudian menyarankan Tony untuk bergabung dengan Maha Sarakam College of Physical Education di Provinsi Maha Sarakham. Selama di sana, Tony Jaa berlatih taekwondo dan Muay Thai dengan serius.

Awal Mula Ong Bak

Selain itu, ia juga mempelajari Aikodo dan Brazilian jiu-Jitsu. Kini dikenal sebagai aktor kenamaan berjuluk ‘Pendekar Asia’, Tony Jaa mengawali kariernya sebagai pemeran pengganti aktor Sammo Hung. Barulah setelah itu ia meraih kesusksesan membintangi film Ong Bak: Muay Thai Warrior pada 2003.

Kesuksesannya terus berlanjur hingga Ong Bak 3, namun kemudian ia sempat vakum dari dunia akting dan menjadi biksu untuk menenangkan diri. Sempat disebut-sebut bahwa film Ong Bak menjadi penyebab keterpurukanya, tetapi hal itu dibantah Tony Jaa.

Baca Juga : Daftar Film Terbaik Joe Taslim, Aktor Laga Indonesia Yang Merambah Hollywood

Tony Jaa mengungkapkan bahwa menjadi biksu sudah wajar dilakukan lelaki Thailand demi mencari ketenangan hidup. “Sebenarnya (yang saya lakukan) adalah untuk hidup bersih dan kebahagiaan dengan menjadi biksu. Semua laki-laki Thailand menjadi biksu untuk beberapa waktu untuk mengerti kehidupan,” katanya.

Setelah merasa tenang, Tony melanjutkan kariernya sebagai aktor laga yang telah ia impikan sejak kecil. “Aku ingin menjadi aktor, aku mengikuti mimpiku menjadi aktor,” jelasnya. Baca Juga: Kisah Nyatanya Menginspirasi Film Dog Gone, Anjing Gonker Ternyata Idap Penyakit Langka Ini

Dekat Dengan Iko Uwais

Tony Jaa dikenal sangat mahir dalam berbagai seni bela diri. Seperti Muay Thai, Tae Kwon do, dan permainan pedang. Dalam sehari, ia mengaku melakukan latihan kesemuanya selama 8 jam. Hingga kini Tony Jaa telah membintangi berbagai film laga terkenal, termasuk Fast Furious 7 (2015). Ia juga pernah beradu akting dengan aktor Indonesia Iko Uwais.

Kedua sosok yang dijuluki sebagai ‘Pendekar Asia’ itu menampilkan pertarungan yang seru dalam film Triple Threat. Seperti diketahui, Iko Uwais juga merupakan seorang aktor dan ahli beladiri Pencak Silat kebanggan Indonesia. Kemampuan akting dan aksi bela diri kedua aktor Asia tersebut tak main-main.

Penampilan bela diri Iko Uwais dan Tony Jaa pun kerap dibandingkan. Berbagai video mudah ditemukan di Youtube menyandingkan aksi keduanya. Meski begitu, rupanya Tony Jaa justru diketahui dekat dengan Iko Uwais.

Iko Uwais pun sempat membagikan momen kedekatan mereka di laman Instagramnya. Sebagai informasi, mereka akan kembali dipertemukan dalam film laga Hollywood berjudul The Expendables 4 yang kabarnya akan rilis pada 22 September 2023.

Daftar Film Terbaik Joe Taslim, Aktor Laga Indonesia Yang Merambah Hollywood

Joe Taslim merupakan salah satu aktor laga Indonesia yang menembus dunia perfilman Hollywood. Dan menjadi aktor terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Sebelum menjadi aktor terkenal, Joe Taslim adalah seorang atlet judo. Prestasinya dalam seni bela diri tersebut membawanya bergabung menjadi pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional).

Pada Tahun 2007, Joe Taslim menjadi salah satu atlet judo yang ikut bucketlistpublications.org berjuang dalam kejuaraan olahraga bergengsi Tingkat ASEAN, yaitu SEA GAMES. Dalam Kejuaraan itu Joe Taslim berhasil membawa pulang mendali perak untuk Indonesia. Pada akhirnya ilmu bela dirinya itulah yang membawa dirinya menjadi aktor terkenal sampai mancanegara. Nah, berikut ini akan kita bahas beberapa Film terbaik yang diperankan oleh Joe Taslim.

1. Swordsman [2018]

Film ini cocok buat kamu yang suka film sejarah. Swordsman adalah film laga dari Korea Selatan yang mengangkat tema sejarah. Di film ini Joe Taslim beradu akting dengan aktor kenamaan Korea Selatan seperti Jang Hyuk, Lee Min Hyuk, dan Jung Man Sik. Kapan lagi nonton aktor Indonesia di film Korea?

Kisahnya tentang pendekar pedang di Joseon yang harus menghadapi kekacauan yang karena transisi Dinasti Ming dan Dinasti Qing. Adegan laga, lokasi cerita, sampai senjata yang digunakan benar-benar dibuat semirip mungkin dengan era itu. Joe Taslim berperan sebagai Gurutai, seorang komandan ahli pedang dari Disnasti Qing yang dikenal brutal.

2. Karma [2008]

Film ini dirilis ketika nama Joe Taslim belum terkenal seperti sekarang. Kalau kamu ingin menonton seperti apa karyanya sebelum ia menembus Hollywood, film inilah jawabannya. Karakter yang diperankan Joe adalah Arman Guand, suami dari Sandra. Mereka bertemu di Australia dan terlibat hubungan asmara sampai Sandra hamil.

Armand bertanggung jawab dan menikahi Sandra. Maka, Sandra harus menjadi bagian dari keluarga Guan. Ternyata kenyataan itu tidak seindah yang dibayangkan Sandra. Dia merasakan banyak keanehan sejak hari pertama tinggal bersama keluarga Guan. Ditambah, para pembantu di rumah itu bilang kalau perempuan yang memasuki keluarga Guan selalu mendapat sial.

3. The Raid: Redemption [2011]

Apa judul film aksi Indonesia yang paling terkenal? Kebanyakan orang akan menjawab The Raid. Tidak heran, kemunculan The Raid memang begitu memukau banyak mata. Sejak trailer film ini dirilis, banyak orang langsung penasaran. Sebagian tidak menyangka kalau film ini adalah film Indonesia. Film ini berkisah tentang sebuah aksi penyerbuan yang berisikan adegan-adegan epik.

Tempat yang dituju adalah gedung apartemen milik Tama, mafia kelas kakap. Masalahnya, isi apartemen itu adalah para kriminal yang tidak segan menghabisi lawan. Rama dan timnya terjebak di sana tanpa bantuan dari luar. Mereka harus mencari cara untuk bisa pulang dengan selamat. Joe memerankan karakter Jaka, bagian dari tim yang melakukan penyerbuan.

4. Dead Mine [2012]

Kita mungkin sering menonton film Hollywood yang bercerita tentang tentara bayaran. Bagaimana kalau film Indonesia? Film ini akan menceritakannya untukmu. Dead Mine berkisah tentang Tim Lima, kelompok tentara bayaran yang dipimpin oleh anak konglomerat. Mereka berangkat untuk sebuah misi mencari harta karun Yamashita.

Joe Taslim memerankan karakter Djoko, salah satu dari tim tentara bayaran itu. Pencarian harta karun itu harus berubah menjadi pertaruhan hidup dan mati karena ternyata, bukan hanya mereka yang ada di sana. Mereka hanya punya dua pilihan; membunuh atau dibunuh. Untuk ukuran film Indonesia, ceritanya tidak biasa dan cukup menegangkan.

5. La Tahzan [2013]

Mau nonton Joe Taslim tapi bukan di film aksi? Ya, film ini jawabannya. Dari judulnya saja kita sudah bisa menebak kalau di film ini tidak mungkin ada tonjok-tonjokan. Joe memerankan karakter Yamada, orang Jepang yang bekerja sebagai fotografer lepas dan mengerti bahasa Indonesia. Viona bertemu dengan Yamada ketika sampai di Bandara Kansai.

Mereka menjadi dekat dan Yamada berterus terang akan ketertarikannya pada Viona. Sementara itu, Viona punya agenda pribadi di Jepang, yaitu mencari Hasan yang menghindari dia dan keluarganya. Hasan yang ditemukan Viona berkat bantuan Yamada sudah menjadi sosok yang berbeda. Mereka bertiga ada di persimpangan yang tidak mudah.

6. Fast & Furious 6 [2013]

Tentunya film ini tidak asing untuk penggemar film aksi dan balap mobil. Film ke enamnya ini menjadi spesial di kalangan penggemar asal Indonesia karena keterlibatan Joe Taslim di dalamnya. Dari segi cerita, film ini juga semakin matang meski sudah berkembang sedemikian rupa dari film pertamanya.

Baca Juga : Aktor Laga Indonesia Kelas Hollywood, Langganan Film Action Indonesia

Kisah berawal dari Hobbs yang sedang memburu penjahat global berbahaya. Dia meminta bantuan Dom dan timnya untuk menangkap komplotan Owen Shaw. Dom bersedia karena Hobbs memberi fakta kalau Letty yang dikira sudah tewas ternyata masih hidup. Dimulailah perburuan mereka. Joe berperan sebagai Jah, bagian dari komplotan Owen Shaw.

7. Star Trek Beyond [2016]

Krall dan kawanan drone Kirk berhasil menyerang sampai menjatuhkan pesawat Enterprise. Tragedi itu membuat Spock dan kru lainnya harus berjuang keras untuk menemukan jalan keluar dari planet berbahaya. Mereka tidak punya pilihan lain, karena apa pun yang terjadi mereka harus menghentikan kediktatoran Krall.

Dalam film ini, Joe memerankan karakter Manas. Manas adalah salah satu karakter jahat yang ada di film ini. Setelah karekter Jah, Manas adalah kedua kalinya Joe Taslim mendapat karakter jahat di film Hollywood. Karena ini film alien, Joe harus rela didandani sampai mirip alien. Benar-benar totalitas yang patut diacungi jempol.

8. Surat Kecil Untuk Tuhan [2017]

Mau nonton Joe Taslim di film drama yang menguras emosi? Nonton film ini. Dari judulnya saja kita sudah bisa menebak kalau film ini akan mengaduk-aduk emosi penonton. Ini tentang Anton dan Angel, kakak beradik yatim piatu. Sejak usia yang sangat kecil mereka sudah terjebak di dalam sindikat yang memanfaatkan mereka untuk menjadi pengemis.

Suatu hari Angel kecelakaan. Ketika sadar, dia sudah berada di rumah sakit sendirian. Berselang 15 tahun, Angel sudah hidup bahagia dengan keluarga angkatnya. Dia bahkan berhasil menjadi pengacara dan segera menikah dengan Martin, dokter muda yang diperankan Joe Taslim. Namun, Angel masih terus bertanya tentang Anton dan karena itulah dia kembali ke Jakarta.

9. The Night Comes for Us [2018]

Film ini sudah terlihat brutal bahkan sejak dari awal film dimulai. Jadi, persiapkan diri kamu karena ketegangan yang diberikan film ini cukup intens. Joe Taslim berperan sebagai Ito, anggota kelompok kriminal di Jakarta yang menjadi penghubung untuk organisasi kriminal besar di Asia Tenggara.

Meski dikenal sadis dan seorang kirimal, Ito masih punya hati. Di tengah aksinya membantai orang-orang tidak bersalah, Ito disadarkan oleh seorang anak kecil yang seharusnya dia habisi. Ito mengambil keputusan besar untuk menyelamatkan anak itu dan melawan kelompoknya. Tentu saja kelompoknya tidak senang dan mencoba menghabisi Ito.

10. Hit & Run [2019]

Mau film aksi yang dibalut komedi? Film ini bisa jadi pilihan. Joe Taslim berperan sebagai Tegar Saputra, seorang polisi selebriti karena punya acara reality show sendiri berjudul Hit & Run. Ke mana pun dia pergi, ada kamera yang mengikutinya. Perjalanan dia menangkap penjahat menjadi isi dari konten acaranya itu.

11. Mortal Kombat [2021]

Film Mortal Kombat yang dirilis pada tahun 2021 cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia karena ada Joe Taslim, seorang aktor dari Indonesia, yang hadir sebagai pemeran utama dalam film ini sebagai Noob Saibot.

Mortal Kombat 2021 menceritakan tentang perjalanan para petarung menuju pertempuran yang akan dilakukan oleh para juara dari bumi yang memiliki tanda pejuang berlambang naga dengan petarung dari luar dunia atau yang disebut outworld.

Nah, itulah beberapa ulasan singkat tentang beberapa film terbaik yang dibintangi oleh Joe Taslim. Selain Joe Taslim, ada juga aktor Indonesia yang berhasil merambah ke dunia perfilman Hollywood, seperti Iko Uwais dan Yayan Ruhian. Semoga Aktor-aktor Indonesia lainnya bisa berprestasi sampai ke Hollywood seperti mereka.

Aktor Laga Indonesia Kelas Hollywood, Langganan Film Action Indonesia

Sejak kemunculan film Merantau (2009) dan The Raid (2011), kualitas produksi film action nasional makin meyakinkan. Salah satu elemen paling penting dalam film genre action, sudah pasti, adalah kecakapan laga sang aktor. Tanpa itu, sinematografi seperti apa pun tak akan cukup kuat bagi film bergenre “bak buk”.

Merangkum ada empat aktor laga Indonesia yang sukses bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga di starlight princess industri film Hollywood. Film yang dibintangi empat akor laga ini bukan film laga ‘receh’ dilihat dari deretan aktor utama yang bermain bersama mereka.

Keempat aktor laga Indonesia itu adalah Iko Uwais, Yayan Ruhian, Joe Taslim, dan Cecep Arif Rahman.

1. Iko Uwais

Iko Uwais memulai karirnya di bidang aktor laga ini setelah membintangi film Merantau (2009). Pada saat itu, Gareth Evans sedang membuat film dokumenter tentang pencak silat. Dari film tersebut, Evans terpikat dengan aksi Iko dan mengajaknya untuk bermain film karena merasa Iko berbakat.

Menariknya, berkat film itu, Iko banting setir dari seorang sopir di perusahaan telekomunikasi menjadi aktor laga. Kolaborasi antara Evans dan Iko berlanjut di film The Raid 1 dan The Raid 2. Sejak kolaborasi Evans dan Iko, nama Iko melambung sebagai aktor sekaligus koreografer film-film action. Selain itu, berkat dua film itu, Iko mulai dilirik Hollywood.

Berikut rangkuman film laga berkelas Hollywood yang dimainkan oleh Iko Uwais;

1. Merantau (2009)
2. The Raid 1 (2011)
3. Film Man of Tai Chi (2013)
4. The Raid 2 (2014)
5. Star Wars: The Force Awakens (2015)
6. Beyond Skyline (2017)
7. Mile 22 (2018)
8. Triple Threat (2019)
9. Stuber (2019)

2. Yayan Ruhian

Yayan Ruhian mulai dikenal publik secara luas karena kemampuan silatnya. Terutama setelah menjadi aktor laga dari film pertamanya berjudul Merantau (2009). Karakter Yayan terlihat bengis dan jahat yang memiliki ilmu silat yang tinggi. Nama Yayan mulai melambung setelah perannya sebagai Mad Dog, salah satu karakter antagonis dalam film The Raid karya sutradara Gareth Evans.

Sebelum berkecimpung di dunia film, Yayan adalah seorang pelatih dan pemimpin perguruan Pencak Silat Tenaga Dasar (PTSD) Indonesia. Yayan sudah menekuni bela diri mulai dari usia 13 tahun. Selain menjadi pelatih hingga menjadi aktor laga, Yayan juga dipercaya menjadi penata laga di film-film action.

Berikut adalah rangkuman film laga kelas Hollywood yang dimainkan oleh Yayan:

1. Merantau (2009)
2. The Raid 1 (2011)
3. The Raid 2 (2014)
4. Star Wars: The Force Awakens (2015)
5. Beyond Skyline (2017)
6. John Wick: Chapter 3 – Parabellum (2019)

3. Joe Taslim

Aktor laga asal Indonesia Joe Taslim menghadiri pemutaran perdana film produksi Netflix Films, Aktor laga asal Indonesia Joe Taslim menghadiri pemutaran perdana film produksi Netflix Films, The Night Comes for Us, di Fantastic Fest yang digelar Alamo Drafthouse, Austin, Texas, pada 23 September 2018

Sebelum menjadi aktor laga, Joe Taslim adalah atlet judo yang memiliki prestasi membanggakan. Misalnya, Joe menyabet beberapa medali emas di kejuaraan nasional, satu medali emas di South East Asia Judo Championship Singapore 1999, dan satu medali perak di SEA Games 2007.

Baca Juga : Deretan Fakta Tentang Jackie Chan, Yang Bakalan Bikin Kamu Tercengang!

Akan tetapi, Joe Taslim memutuskan pensiun dari dunia olahraga karena mengalami cedera. Setelah itu, Joe mulai banting setir menjadi aktor film. Film horor Karma (2008) adalah film pertama Joe sebagai debut aktornya. Kemudian, Joe bermain di film drama Rasa (2009).

Berikut rangkuman film action kelas Hollywood yang dibintangi Joe Taslim:

1. The Raid 1 (2011)
2. Dead Mine (2012)
3. Fast and Furious 6 (2013)
4. Star Trek Beyond (2016)

4. Cecep A Rahman

Cecep Arif Rahman pemain film Juara berpose di Bentara Budaya Jakarta, usai diwawancara oleh awak  KRISTIANTO PURNOMO Cecep Arif Rahman pemain film Juara berpose di Bentara Budaya Jakarta, usai diwawancara oleh, Jakarta, Kamis (31/3/2016). Film Juara bergenre drama, aksi, komedi akan dirilis 14 April 2016

Cecep Arif Rahman, biasa dipanggil Kang Cecep adalah seorang guru silat yang menjadi aktor laga kelas Hollywood bersama Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Joe Taslim. Debut Cecep sebagai aktor laga dimulai dari film The Raid 2 (2014). Selain menjadi aktor laga, Cecep juga menjadi penata laga di film action.

Berikut rangkuman film action yang dimainkan Cecep:

1. The Raid 2 (2014)
2. Star Wars: The Force Awakens (2015)
3. John Wick: Chapter 3-Parabellum (2019)

Deretan Fakta Tentang Jackie Chan, Yang Bakalan Bikin Kamu Tercengang!

Jackie Chan merupakan seorang aktor yang telah menjadi legenda, dikenal karena aksi luar biasa, komedi yang menghibur, dan dedikasinya yang tak tergoyahkan dalam dunia film.

Kalau membahas salah satu film aksi dan laga, maka nama greatamericancomputer.com Jackie Chan rasanya tidak boleh dilewatkan. Salah satu aktor laga dan komedi legendaris ini sudah memerankan berbagai macam film yang membuatnya menjadi aktor terkenal di dunia.

Apa saja fakta-fakta Jackie Chan yang mungkin belum kamu ketahui? Yuk simak berikut ini!

1. Ayah dari Jackie Chan adalah seorang intel mata-mata

Latar belakang kehidupan Jackie Chan penuh dengan aksi yang menarik. Ayahnya, Charles Chan, adalah seorang mantan intel mata-mata yang menjalin hubungan dengan ibunya, Lee-Lee Chan, ketika ia sedang terlibat dalam penyelundupan narkotika.

2. Jackie Chan pernah jadi stuntman di 2 film Bruce Lee

Perjalanan karier Jackie Chan dimulai saat ia menjadi stuntman dalam dua film Bruce Lee, yang memberinya kesempatan berharga untuk belajar langsung dari legenda aktor Kung-fu tersebut. Dalam peran sebagai stuntman, Chan tidak hanya mengasah keterampilan aktingnya, tetapi juga mempelajari teknik bela diri yang menjadi ciri khas Bruce Lee. Pengalaman ini membentuk dasar yang kuat bagi Chan dalam mengembangkan gaya aksi dan komedi unik yang kemudian menjadi tanda pengenalnya di dunia perfilman.

3. Meskipun sering beraksi langsung, tapi Jackie Chan punya stuntman!

Meskipun Jackie Chan terkenal dengan aksinya yang langsung, ternyata dia juga menggunakan stuntman untuk adegan-adegan biasa seperti menyetir atau berjalan, karena dia menganggap itu sebagai kesempatan untuk istirahat. Hal ini cukup unik, karena dia membutuhkan stuntman untuk adegan-adegan yang seharusnya tidak terlalu menantang, sementara dia sendiri yang menghadapi bahaya dan risiko dalam adegan-adegan yang penuh tantangan. Ini menunjukkan dedikasi dan keberaniannya yang luar biasa saat dia berada dalam kondisi fisik terbaiknya.

4. Jackie Chan pernah jadi karakter komik serial animasi

Kehadiran Jackie Chan tak hanya terbatas di dunia layar lebar, namun juga merambah ke dunia komik dan animasi. Dalam sebuah komik berjudul Spartan X, Jackie Chan menjadi karakter utama yang menghadirkan petualangan seru dengan aksi-aksi kung fu yang memukau.

Tak hanya itu, Jackie Chan juga menjadi inspirasi untuk serial animasi berjudul Jackie Chan Adventures, di mana ia menjadi tokoh animasi yang memperlihatkan petualangan seru bersama timnya dalam menjaga artefak-artefak berkekuatan magis. Melalui kedua medium ini, Jackie Chan terus menghibur dan menginspirasi penggemarnya di seluruh dunia.

5. Jackie Chan punya banyak luka dan beberapa kali membuatnya hampir meninggal karena sering beraksi tanpa stuntman

Dalam karirnya yang penuh aksi, Jackie Chan terkenal karena beraksi tanpa menggunakan stuntman, yang pada gilirannya membuatnya mengalami banyak luka dan bahkan beberapa kali berada dalam situasi mendekati kematian.

Salah satu contohnya adalah dalam film “Armour of God” dan “Vanguard”, di mana Jackie Chan terlibat dalam adegan-adegan berbahaya dan menegangkan tanpa pengganti stuntman, menghadapi risiko yang nyata untuk memberikan aksi yang spektakuler kepada penonton.

Keberanian dan ketahanan fisiknya dalam menghadapi situasi-situasi ekstrem ini membuktikan komitmen Jackie Chan dalam memberikan performa terbaik dalam setiap film yang ia bintangi.

6. Jackie Chan punya dua boneka panda kesayangan yaitu Chan La dan Chan Zy

Selain menjadi seorang aktor dan ahli bela diri, Jackie Chan juga memiliki dua boneka panda kesayangan yang tak pernah lepas darinya, yaitu Chan La dan Chan Zy. Boneka-boneka ini menjadi teman setia bagi Jackie Chan dalam perjalanan hidupnya,

Bahkan ia sering kali meminta aktor terkenal untuk berfoto bersama Chan La dan Chan Zy sebagai sebuah kenang-kenangan yang berharga. Hal ini menunjukkan sisi lucu dan penuh keceriaan dari Jackie Chan, yang tetap rendah hati dan senang berbagi momen kebahagiaan dengan orang-orang di sekitarnya.

7. Jackie Chan pernah meraih 2 Rekor Dunia

Jackie Chan memiliki dua Rekor Dunia yang menakjubkan. Pertama, ia memegang rekor sebagai orang dengan credit terbanyak dalam satu film, yaitu 15 credit di film “Chinese Zodiac”. Ini menunjukkan kontribusinya yang luar biasa dalam berbagai aspek produksi film tersebut. Selain itu, Jackie Chan juga memegang rekor sebagai aktor stuntman dengan adegan stunt terbanyak yang masih hidup.

Baca Juga : Daftar 10 Film Action Indonesia Terbaik, Mulai Dari The Raid

Prestasi ini mencerminkan keberaniannya yang tak terbantahkan dalam melakukan aksi-aksi berbahaya di layar lebar. Jackie Chan terus memberikan inspirasi dan mengukir sejarah dalam industri perfilman dengan bakat dan dedikasinya yang luar biasa.

8. Jackie Chan ingin bermain banyak peran, bukan hanya sekedar polisi Hong Kong saja

Jackie Chan memiliki ambisi untuk memainkan berbagai peran yang beragam, bukan hanya sebagai polisi dari Hong Kong. Karena itulah, dia sering menolak tawaran-tawaran film Hollywood yang menawarkan peran-peran yang serupa. Jackie Chan ingin mengeksplorasi keberagaman karakter dan menantang dirinya sendiri sebagai seorang aktor.

Keputusannya untuk menolak tawaran tersebut menunjukkan bahwa dia tidak puas dengan kesuksesan yang sudah diraihnya, tetapi terus berusaha untuk melampaui batasan dan memberikan karya-karya yang segar dan unik kepada penonton di seluruh dunia.

9. Jackie Chan punya lubang di tulang kepalanya karena adegan di film Armour of God

Dalam film “Armour of God”, Jackie Chan mengalami cedera serius yang menyebabkan adanya lubang permanen di tulang kepalanya. Sejak saat itu, ia sering kali meminta aktor atau pewawancara untuk menyentuh bekas lubang tersebut sebagai pengakuan akan keberanian dan pengorbanannya dalam menghadirkan aksi yang autentik di layar lebar.

Tindakan ini juga menjadi simbol kegigihan dan semangat Jackie Chan yang tak kenal takut dalam dunia perfilman, serta sebagai pengingat akan pengorbanan yang ia lakukan demi menghibur penonton dengan karya-karya uniknya.

10. Film Nosebleed tahun 2001 yang hadirkan Jackie Chan dibatalkan karena ada tragedi 9/11

Film Nosebleed yang menampilkan Jackie Chan dan dijadwalkan untuk dirilis pada tahun 2001 harus dibatalkan karena terjadi tragedi 9/11. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap peristiwa yang mengguncang dunia dan sebagai penghormatan kepada korban serta keluarga yang terkena dampak dari tragedi tersebut.

Pembatalan film ini menggambarkan bagaimana peristiwa sejarah dapat memiliki dampak yang mendalam pada industri perfilman, dan mengingatkan kita akan kekuatan dan pentingnya menghargai sensitivitas terhadap peristiwa dunia yang sedang terjadi.

Nah itu dia 10 fakta Jackie Chan yang sangat unik dan memang legendanya film aksi komedi ini.

Daftar 10 Film Action Indonesia Terbaik, Mulai Dari The Raid

Parents juga wajib tahu bahwa perfilman Indonesia sbobet88 juga memiliki film-film action berkualitas tinggi yang patut dinikmtia. Berikut ini adalah sepuluh film action Indonesia terbaik yang bisa membuat ketegangan bagi yang menontonnya, dan dapat dinikmati di berbagai streaming service yang ada.

10 Film Action Indonesia Terbaik

1. Foxtrox Six (2019)

Dimulai dari Foxtrox Six yang rilis tahun 2019 lalu nih, Parents. Film satu ini menceritakan Indonesia sebagai negara adikuasa di masa depan. Dibintangi oleh Angga (Oka Antara), Oggi (Verdi Solaiman), Bara (Rio Dewanto), Ethan (Mike Lewis), Tino (Arifin Putra), dan Spec (Chicco Jerikho) yang berusaha menggagalkan rencana jahat Piranas, sebuah partai yang jahat dan korup.

Film yang  diproduseri oleh produser ternama Hollywood, Mario Kassar. Sedangkan bangku sutradara adalah Randy Korompis. Apakah Parents sudah menonton Foxtrox Six?

2. The Night Comes for Us (2018)

Film satu ini merupakan salah satu film yang dibintangi aktor laga ternama Indonesia, Iko Uwais. Selain Iko, ada juga Joe Taslim, Julie Estelle, dan Sunny Pang. The Night Comes for Us menceritakan Ito (Joe Taslim), seorang mafia, yang tak sampai hati untuk membunuh seorang anak dalam sebuah pembantaian.

Hal ini menjadi masalah karena tempatnya bekerja melarang untuk meninggalkan siapapun dalam keadaan hidup. The Night Comes for Us dapat disaksikan di Netflix.

3. Headshot (2016)

Kembali Iko Uwais membintangi salah satu film action Indonesia terbaik. Kali ini film yang rilis tahun 2016 lalu yang berjudul Headshot. Di film ini, Iko Uwais memerankan seorang mantan mafia yang lupa ingatan.

Ia berusaha memulihkan ingatan dan menemukan jati dirinya selagi menyelamatkan seorang murid kedokteran bernama Ailin (Chelsea Islan) yang diculik segerombolan geng pimpinan Lee (Sunny Pang).

4. Merantau (2009)

Film action Indonesia terbaik selanjutnya adalah Merantau yang rilis 2009 lalu. Parents juga harus tahu bahwa karena film yang disutradarai oleh Gareth Evans inilah yang menjadi film yang mempopulerkan nama Iko Uwais dalam genre film laga di Indonesia.

Film ini bercerita tentang Yuda (Iko Uwais) yang merantau dari Minangkabau ke Jakarta sebagai tuntutan tradisi di desa untuk anak laki-laki. Alih-alih mendapatkan kehidupan layak, Yuda menjadi bagian dalam kasus perdagangan manusia, Parents. Ia pun berusaha membebaskan korban dan melawan para penjahat.

Apakah Yuda berhasil menjalani hidup di Jakarta? Parents wajib menonton Merantau untuk mengetahui jawabannya.

5. 9 Naga (2006)

Selanjutnya ada 9 Naga. Salah satu film yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo. Film ini juga sempat ramai dibicarakan karena rilis dengan tagline kontroversial, yakni “Manusia terbaik di Indonesia adalah penjahat”. Film ini menceritakan tentang tiga sahabat yang terdiri dari Marwan (Lukman Sardi), Lenny (Fauzi Baadilla), dan Donny (Donny Alamsyah).

Mereka menjalani kehidupan sebagai pembunuh bayaran hingga akhirnya tersadar pekerjaan ini berisiko tinggi dan tidak menjanjikan masa depan.9 Naga adalah salah satu film action Indonesia terbaik yang wajib untuk disaksikan kembali.

6. Night Bus (2017)

Apakah Parents sudah pernah menonton film Night Bus yang rilis tahun 2017 lalu? Film ini juga berhasil meraih Piala Citra yakni sebagai Film Terbaik 2017. Film Night Bus dibintangi oleh Teuku Rifnu Wikana, Yayu AW Unru, Edward Akbar, & Hana Prinantina. Dalam film ini, penonton akan melihat perjalanan dalam bus yang menuju ke kota Sampar, daerah berkonflik yang diwarnai dengan penyusupan orang yang dicari dari dua pihak yang berkonflik.

Selain itu, cerita ini tersebut juga terinspirasi dari pemberontakan Aceh.

7. Serigala Terakhir (2009)

Film action Indonesia terbaik selanjutnya adalah Serigala Terakhir yang rilis pada 2009 lalu. Film satu ini disutradarai oleh salah satu sutradara perempuan Indonesia, Upi.

Dibintangi oleh Vino G. Bastian, Al Fathir Muchtar, Reza Pahlevi, Dion Wiyoko, dan Ali Syakieb. Film ini menyuguhkan cerita tentang kelompok remaja  yang terdiri dari Ale, Jarot, Lukman, Sadat, dan Jago.

Baca Juga : Deretan Film Thriller Jepang yang Bagus, Dijamin Bakalan Bikin Kamu Penasaran

Bertahun-tahun berlalu, beberapa dari mereka akhirnya menjadi anggota geng mafia. Berbekal dendam di masa lalu, anggota geng mafia ini mengalami konflik saat mereka menjalani tugas mengawasi distribusi narkoba. Serigala Terakhir menyuguhkan konflik dengan bumbu persahabatan yang kental.

8. Gundala (2019)

Selanjutnya ada Gundala, salah satu film action berbalut superhero. Film ini disutradarai oleh sutradara kawakan tanah air, Joko Anwar. Pada awal perilisan, film ini memang sangat dinanti oleh masyarakat karena menjadi pembuka dari Jagat Sinema BumiLangit.

Film ini menceritakan tentang Sancaka (Abimana Aryasatya), pekerja kerah biru yang memiliki kekuatan super. Gundala dapat disaksikan di berbagai platform streaming service.

9. The Raid 2: Berandal (2014)

Kesuksesan The Raid baik pasar lokal dan internasional membuat film besutan Gareth Evans ini dibuta sekuelnya. Rilis tahun 2014 silam, The Raid 2 sukses meraih penghargaan Best Trailer atau Trailer Terbaik versi Indonesia Film Trailer Award (IFTA) 2015.

Dalam film ini, Rama (Iko Uwais) kembali berhubungan dengan dengan mafia yang lebih besar. Kini ia menyamar sebagai anggora mafia dan berusaha menghancurkannya dari dalam. The Raid 2 juga sangat wajib disakasikan oleh mereka yang mengaku pencinta film action.

10. The Raid: Redemption (2011)

The last but not least, film action Indonesai terbaik jatuh pada The Raid: Redemption yang rilis pada tahun 2011 lalu.  Film garapan Gareth Evans ini menyuguhkan aktor yang andal dan cerita yang ciamik. Tak heran, film ini menjadi salah satu film action Indonesia yang sukses mendapatkan banyak penghargaan internasional dan diputar pada berbagai festival film mancanegara, Parents.

The Raid: Redemption mengisahkan sebuah regu polisi yang mendatangi tempat perkumpulan mafia pada suatu apartemen. Namun, mereka terjebak dan banyak hal tak terduga terjadi di dalamnya.

Banyak yang memberi The Raid bintang lima karena cerita dan laga yang diberikan berhasil membuat para penonton takjub.