Review Film Headshot Yang Merupakan Film Action Indonesia

“Headshot” adalah film aksi Indonesia yang dirilis pada tahun 2016. Film ini disutradarai oleh Mo Brothers, yaitu Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto. Dibintangi oleh Iko Uwais, Chelsea Islan, Sunny Pang, dan Julie Estelle, “Headshot” menawarkan aksi yang intens dan brutal yang sudah menjadi ciri khas dari para kreatornya.

Baca Juga : Review Film Bloodshot Dari Awal Hingga Selesai

Sinopsis

Cerita dimulai ketika seorang pria tanpa nama (diperankan oleh Iko Uwais) ditemukan dalam keadaan koma oleh seorang dokter muda bernama Ailin (Chelsea Islan). Pria tersebut, yang kemudian dikenal dengan nama Ishmael, tidak ingat siapa dirinya. Seiring dengan pemulihan ingatannya, Ishmael menyadari bahwa masa lalunya https://cityservetrivalley.org/ penuh dengan kekerasan dan darah. Ia dikejar oleh gembong kriminal yang sangat kejam, Lee (Sunny Pang), yang memiliki hubungan mendalam dengan masa lalu Ishmael. Film ini mengikuti perjalanan Ishmael dalam mengungkap identitasnya sambil melindungi Ailin dan menghadapi ancaman dari masa lalunya.

Kelebihan Film

  1. Aksi Koreografi yang Mengagumkan:

    • Iko Uwais, yang juga berperan sebagai koreografer aksi, menghadirkan adegan perkelahian yang sangat intens dan realistis. Koreografi yang cepat dan brutal menjadi daya tarik utama film ini.
  2. Penampilan Para Pemain:

    • Iko Uwais memberikan penampilan yang kuat sebagai Ishmael, memadukan kemampuan bela diri yang luar biasa dengan akting yang cukup mendalam. Chelsea Islan juga memberikan performa yang mengesankan sebagai Ailin, membawa kelembutan dan keberanian dalam perannya.
  3. Visual dan Sinematografi:

    • Mo Brothers berhasil menciptakan suasana yang gelap dan mencekam melalui penggunaan pencahayaan dan sinematografi yang efektif. Adegan-adegan aksi diambil dengan baik, memberikan kesan nyata dari kekerasan yang terjadi.
  4. Pengarahan yang Solid:

    • Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel menunjukkan keahlian mereka dalam mengarahkan film aksi dengan ritme yang tepat dan menjaga ketegangan dari awal hingga akhir.

Kekurangan Film

  1. Cerita yang Sederhana:

    • Plot film ini cukup sederhana dan mungkin terasa klise bagi beberapa penonton. Fokus utama film adalah pada aksi, sehingga alur cerita dan pengembangan karakter terkadang terasa kurang mendalam.
  2. Kekerasan yang Ekstrem:

    • “Headshot” mengandung banyak adegan kekerasan yang sangat grafis dan brutal, yang mungkin tidak cocok untuk semua penonton. Ini adalah film yang tidak ragu-ragu menunjukkan kekerasan secara eksplisit.

Kesimpulan

“Headshot” adalah film aksi yang memuaskan, terutama bagi penggemar genre ini. Dengan koreografi aksi yang luar biasa dan penampilan kuat dari Iko Uwais dan Chelsea Islan, film ini berhasil menghibur dan mempertahankan ketegangan sepanjang durasinya. Meskipun plotnya sederhana dan penuh dengan kekerasan, eksekusi teknis dan gaya penyutradaraan yang cerdas membuat “Headshot” menjadi salah satu film aksi Indonesia yang patut ditonton.

Jika Anda menyukai film aksi dengan intensitas tinggi dan koreografi pertarungan yang mendetail, “Headshot” adalah pilihan yang sangat baik.

Review Film Action Unstoppable Dari Awal Hingga Akhir

Unstoppable adalah film aksi yang dirilis pada tahun 2010, disutradarai oleh Tony Scott dan dibintangi oleh Denzel Washington dan Chris Pine. Film ini didasarkan pada peristiwa nyata dari insiden kereta api yang terjadi di Ohio pada tahun 2001.

Sinopsis

Unstoppable mengisahkan tentang upaya heroik untuk menghentikan kereta api tanpa pengemudi yang melaju dengan kecepatan tinggi melalui daerah berpenduduk di Pennsylvania. Kereta ini membawa muatan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan bencana besar jika tidak dihentikan.

Alur Cerita

Awal

Film dimulai dengan pengenalan karakter utama. Frank Barnes (Denzel Washington) adalah seorang insinyur veteran dengan pengalaman puluhan tahun bekerja di perusahaan https://cityservetrivalley.org/ kereta api. Will Colson (Chris Pine) adalah kondektur muda yang baru bergabung dan sedang mengalami masalah pribadi. Hubungan mereka dimulai dengan ketegangan karena perbedaan usia dan pengalaman.

Baca Juga : Pengertian Film Romantis Dan Beberapa Film Romantis Yang Sangat Rekomendasi

Konflik

Konflik utama dimulai ketika sebuah kesalahan manusia menyebabkan kereta api panjang dengan nomor 777 melaju tanpa kendali. Kereta ini tidak hanya melaju dengan kecepatan tinggi, tetapi juga membawa muatan bahan kimia yang sangat berbahaya. Upaya awal untuk menghentikan kereta tersebut oleh tim darurat gagal, sehingga ancaman semakin besar.

Pengembangan

Frank dan Will, yang pada awalnya berada dalam perjalanan rutin mereka, segera menyadari situasi berbahaya tersebut. Mereka memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri ketika upaya resmi untuk menghentikan kereta tidak berhasil. Melalui berbagai rintangan, mereka mencoba mengejar kereta 777 dengan kereta mereka sendiri.

Klimaks

Dalam salah satu adegan paling mendebarkan, Frank dan Will berhasil mencapai kereta 777 dan melompat ke dalamnya. Upaya mereka untuk menghentikan kereta tersebut penuh dengan ketegangan dan risiko tinggi. Dalam aksi heroik, Will terluka saat mencoba mengendalikan kereta dari dalam.

Akhir

Akhirnya, dengan kombinasi keberanian dan keterampilan, Frank dan Will berhasil menghentikan kereta tepat sebelum mencapai kota yang padat penduduk. Keberhasilan mereka menghindarkan bencana besar dan mereka dianggap sebagai pahlawan. Film berakhir dengan suasana haru dan penghargaan terhadap keberanian kedua karakter utama.

Kesan dan Review

Unstoppable adalah film aksi yang penuh dengan ketegangan dan kecepatan tinggi. Pengarahan Tony Scott yang penuh energi berhasil membuat penonton tetap terpaku pada layar dari awal hingga akhir.

  • Aksi dan Ketegangan: Salah satu kekuatan utama film ini adalah adegan-adegan aksinya yang realistis dan penuh ketegangan. Penonton dapat merasakan urgensi dan bahaya yang dihadapi oleh karakter utama.
  • Akting: Penampilan Denzel Washington dan Chris Pine sangat kuat dan meyakinkan. Mereka berhasil menggambarkan karakter yang berbeda secara dinamis dan penuh emosi.
  • Sinematografi: Penggunaan kamera yang dinamis dan sudut pengambilan gambar yang inovatif menambah intensitas film. Adegan-adegan kereta yang melaju cepat diabadikan dengan sangat baik, memberikan sensasi kecepatan dan bahaya.
  • Plot: Alur cerita yang sederhana namun efektif, berdasarkan kisah nyata, menambah daya tarik film ini. Meskipun ada beberapa bagian yang mungkin terlihat agak dramatis untuk efek sinematik, secara keseluruhan, cerita tetap terasa otentik dan menarik.

Kesimpulan

Unstoppable adalah film aksi yang sangat menghibur dan menegangkan, dengan penampilan brilian dari para aktornya dan pengarahan yang penuh energi. Film ini tidak hanya menawarkan aksi yang memacu adrenalin, tetapi juga menampilkan kisah keberanian dan pengorbanan yang inspiratif. Bagi penggemar film aksi, Unstoppable adalah tontonan yang sangat direkomendasikan.

7 Film Action Jackie Chan Terbaik di Netflix

Para pecinta film tentu memahami aktor asal Hong Kong Jackie Chan. Maklum saja, karier aktingnya udah terasa dirintis sejak masa 1980-an. Tercatat, udah lebih berasal dari 100 film yang dibintangi oleh Jackie Chan. Salah satu yang paling digemari adalah film action Jackie Chan.

Sebab, Jackie Chan punya kemampuan kungfu dan akting yang mumpuni. Berbagai aksi kungfu di film-filmnya pun kerap memukau. Tak hanya itu, Jackie Chan termasuk banyak membintangi film aksi-komedi supaya terlalu menghibur. Ketika peristiwa libur tiba-tiba, film-film jadul Jackie Chan pun kerap diputar kembali. Saat ini, berbagai film Jackie Chan termasuk ditayangkan di Netflix, fasilitas streaming film dan drama berbayar. Berikut tujuh film action Jackie Chan paling baik di Netflix yang bisa menjadi referensi untuk mengisi selagi libur Anda.

1. Bleeding Steel (2017)

Bleeding Steel mengangkat cerita Lin Dong (Jackie Chan), agen sbobet spesifik yang kehilangan anaknya, Xixi (Ouyang Nana) gara-gara kanker darah stadium akhir. Ketika Xixi meninggal, Lin Dong pun tak bisa melihatnya gara-gara tengah menyelamatkan Dr. James (Kym Gyngell), kliennya yang merupakan ahli kebugaran penemu alat jantung mekanik.

Meski udah diselamatkan, berbagai pihak selamanya mengincar alat jantung mekanik buatan Dr. James, perihal ini senang tidak senang kembali menyeret Lin Dong. Ia pun berupaya menguak kejahatan Woman in Black dan komplotannya yang mengincar alat jantung mekanik Dr. James.

2. The Karate Kid (2010)

Film ini berkisah perihal anak laki-laki bernama Dre Parker (Jaden Smith) yang ganti berasal dari Amerika Serikat ke China. Setiba di Negeri Tirai Bambu, Dre yang merupakan anak baru ternyata kerap diganggu oleh Cheng (Zhenwei Wang) yang jago kungfu dan teman-temannya.

Suatu ketika, Dre yang diganggu mendapat bantuan berasal dari Tuan Han (Jackie Chan) yang ternyata ahli kungfu. Dre pun pada akhirnya menghendaki Han melatihnya hingga pada akhirnya mengikuti kejuaraan kungfu.

Baca juga:

Film Thriller Korea yang Menegangkan, Oldboy hingga Forgotten

Rekomendasi Film Action Komedi Indonesia, Menegangkan tapi Lucu

3. Kung Fu Panda (2008)

Kung Fu Panda merupakan keliru satu film paling baik Jackie Chan bersama rating capai 7,6 berasal dari IMDb. Film ini berkisah perihal panda bernama Po (Jack Black) yang tak sengaja masuk ke arena pertarungan dan didapuk menjadi Dragon Warrior.

Po kemudian dilatih oleh Master Shifu (Dustin Hoffman) bersama Furious Five yang terdiri berasal dari Tigress (Angelina Jolie), Viper (Lucy Liu), Monkey (Jackie Chan), Mantis (Seth Rogen), dan Crane (David Cross). Po pun berupaya mati-matian menjadi master kungfu.

4. Armour of God 2 (1991)

Film action Jackie Chan ini bercerita perihal agen rahasia yang berupaya menemukan emas yang disembunyikan kelompok Nazi. Agen rahasia itu bernama Condor (Jackie Chan). Condor memulai pencariannya ke Afrika Selatan gara-gara mencurigai sebuah markas bawah tanah yang pernah dihuni kelompok Nazi. Namun rupanya emas itu tidak ada di sana. Yang ada, Condor justru harus menghadapi berbagai kelompok pemburu harta karun lainnya.

5. Dragons Forever (1988)

Dragons Forever merupakan keliru satu film Jackie Chan jadul yang masih seru untuk ditonton. Film ini berkisah perihal Jackie Lung (Jackie Chan), pengacara perusahaan kimia yang diam-diam mobilisasi bisnis narkoba.

Perusahaan kimia itu dituntut oleh perusahaan perikanan gara-gara dianggap laksanakan pencemaran air yang berpengaruh ke wilayah bisnis mereka. Jackie pun memutar otak untuk menyelesaikan masalah kliennya bersama berbagai taktik.

6. Police Story (1985)

Film ini mengangkat kisah seorang polisi bernama Kevin Chan (Jackie Chan) yang sukses menangkap bandar narkoba. Namun sang bandar rupanya melancarkan aksi balas dendam bersama memfitnah Kevin udah laksanakan pembunuhan terhadap polisi lain.

Kevin pun harus bersihkan namanya dan menjaga diri berasal dari serangan pasukan bandar narkoba tersebut. Ia termasuk harus menjaga nyawa kekasihnya.

7. Project A (1983)

Project A bercerita perihal Dragon Ma (Jackie Chan), letnan marinir di Hong Kong yang berupaya menghentikan aksi perompak yang dipimpin Sanpao (Dick Wei) di laut lepas, tetapi gagal.

Ma kemudian bekerja sama bersama laksamana angkatan laut (Hak Suen Lau), kapten polisi Tzu (Biao Yuen), dan pencuri licik (Sammo Hung Kam Bo) untuk mengalahkan Sanpao. Film action Jackie Chan ini mengantongi rating 7,3 berasal dari IMDb.

Daftar 10 Film Action Indonesia Terbaik, Mulai Dari The Raid

Parents juga wajib tahu bahwa perfilman Indonesia sbobet88 juga memiliki film-film action berkualitas tinggi yang patut dinikmtia. Berikut ini adalah sepuluh film action Indonesia terbaik yang bisa membuat ketegangan bagi yang menontonnya, dan dapat dinikmati di berbagai streaming service yang ada.

10 Film Action Indonesia Terbaik

1. Foxtrox Six (2019)

Dimulai dari Foxtrox Six yang rilis tahun 2019 lalu nih, Parents. Film satu ini menceritakan Indonesia sebagai negara adikuasa di masa depan. Dibintangi oleh Angga (Oka Antara), Oggi (Verdi Solaiman), Bara (Rio Dewanto), Ethan (Mike Lewis), Tino (Arifin Putra), dan Spec (Chicco Jerikho) yang berusaha menggagalkan rencana jahat Piranas, sebuah partai yang jahat dan korup.

Film yang  diproduseri oleh produser ternama Hollywood, Mario Kassar. Sedangkan bangku sutradara adalah Randy Korompis. Apakah Parents sudah menonton Foxtrox Six?

2. The Night Comes for Us (2018)

Film satu ini merupakan salah satu film yang dibintangi aktor laga ternama Indonesia, Iko Uwais. Selain Iko, ada juga Joe Taslim, Julie Estelle, dan Sunny Pang. The Night Comes for Us menceritakan Ito (Joe Taslim), seorang mafia, yang tak sampai hati untuk membunuh seorang anak dalam sebuah pembantaian.

Hal ini menjadi masalah karena tempatnya bekerja melarang untuk meninggalkan siapapun dalam keadaan hidup. The Night Comes for Us dapat disaksikan di Netflix.

3. Headshot (2016)

Kembali Iko Uwais membintangi salah satu film action Indonesia terbaik. Kali ini film yang rilis tahun 2016 lalu yang berjudul Headshot. Di film ini, Iko Uwais memerankan seorang mantan mafia yang lupa ingatan.

Ia berusaha memulihkan ingatan dan menemukan jati dirinya selagi menyelamatkan seorang murid kedokteran bernama Ailin (Chelsea Islan) yang diculik segerombolan geng pimpinan Lee (Sunny Pang).

4. Merantau (2009)

Film action Indonesia terbaik selanjutnya adalah Merantau yang rilis 2009 lalu. Parents juga harus tahu bahwa karena film yang disutradarai oleh Gareth Evans inilah yang menjadi film yang mempopulerkan nama Iko Uwais dalam genre film laga di Indonesia.

Film ini bercerita tentang Yuda (Iko Uwais) yang merantau dari Minangkabau ke Jakarta sebagai tuntutan tradisi di desa untuk anak laki-laki. Alih-alih mendapatkan kehidupan layak, Yuda menjadi bagian dalam kasus perdagangan manusia, Parents. Ia pun berusaha membebaskan korban dan melawan para penjahat.

Apakah Yuda berhasil menjalani hidup di Jakarta? Parents wajib menonton Merantau untuk mengetahui jawabannya.

5. 9 Naga (2006)

Selanjutnya ada 9 Naga. Salah satu film yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo. Film ini juga sempat ramai dibicarakan karena rilis dengan tagline kontroversial, yakni “Manusia terbaik di Indonesia adalah penjahat”. Film ini menceritakan tentang tiga sahabat yang terdiri dari Marwan (Lukman Sardi), Lenny (Fauzi Baadilla), dan Donny (Donny Alamsyah).

Mereka menjalani kehidupan sebagai pembunuh bayaran hingga akhirnya tersadar pekerjaan ini berisiko tinggi dan tidak menjanjikan masa depan.9 Naga adalah salah satu film action Indonesia terbaik yang wajib untuk disaksikan kembali.

6. Night Bus (2017)

Apakah Parents sudah pernah menonton film Night Bus yang rilis tahun 2017 lalu? Film ini juga berhasil meraih Piala Citra yakni sebagai Film Terbaik 2017. Film Night Bus dibintangi oleh Teuku Rifnu Wikana, Yayu AW Unru, Edward Akbar, & Hana Prinantina. Dalam film ini, penonton akan melihat perjalanan dalam bus yang menuju ke kota Sampar, daerah berkonflik yang diwarnai dengan penyusupan orang yang dicari dari dua pihak yang berkonflik.

Selain itu, cerita ini tersebut juga terinspirasi dari pemberontakan Aceh.

7. Serigala Terakhir (2009)

Film action Indonesia terbaik selanjutnya adalah Serigala Terakhir yang rilis pada 2009 lalu. Film satu ini disutradarai oleh salah satu sutradara perempuan Indonesia, Upi.

Dibintangi oleh Vino G. Bastian, Al Fathir Muchtar, Reza Pahlevi, Dion Wiyoko, dan Ali Syakieb. Film ini menyuguhkan cerita tentang kelompok remaja  yang terdiri dari Ale, Jarot, Lukman, Sadat, dan Jago.

Baca Juga : Deretan Film Thriller Jepang yang Bagus, Dijamin Bakalan Bikin Kamu Penasaran

Bertahun-tahun berlalu, beberapa dari mereka akhirnya menjadi anggota geng mafia. Berbekal dendam di masa lalu, anggota geng mafia ini mengalami konflik saat mereka menjalani tugas mengawasi distribusi narkoba. Serigala Terakhir menyuguhkan konflik dengan bumbu persahabatan yang kental.

8. Gundala (2019)

Selanjutnya ada Gundala, salah satu film action berbalut superhero. Film ini disutradarai oleh sutradara kawakan tanah air, Joko Anwar. Pada awal perilisan, film ini memang sangat dinanti oleh masyarakat karena menjadi pembuka dari Jagat Sinema BumiLangit.

Film ini menceritakan tentang Sancaka (Abimana Aryasatya), pekerja kerah biru yang memiliki kekuatan super. Gundala dapat disaksikan di berbagai platform streaming service.

9. The Raid 2: Berandal (2014)

Kesuksesan The Raid baik pasar lokal dan internasional membuat film besutan Gareth Evans ini dibuta sekuelnya. Rilis tahun 2014 silam, The Raid 2 sukses meraih penghargaan Best Trailer atau Trailer Terbaik versi Indonesia Film Trailer Award (IFTA) 2015.

Dalam film ini, Rama (Iko Uwais) kembali berhubungan dengan dengan mafia yang lebih besar. Kini ia menyamar sebagai anggora mafia dan berusaha menghancurkannya dari dalam. The Raid 2 juga sangat wajib disakasikan oleh mereka yang mengaku pencinta film action.

10. The Raid: Redemption (2011)

The last but not least, film action Indonesai terbaik jatuh pada The Raid: Redemption yang rilis pada tahun 2011 lalu.  Film garapan Gareth Evans ini menyuguhkan aktor yang andal dan cerita yang ciamik. Tak heran, film ini menjadi salah satu film action Indonesia yang sukses mendapatkan banyak penghargaan internasional dan diputar pada berbagai festival film mancanegara, Parents.

The Raid: Redemption mengisahkan sebuah regu polisi yang mendatangi tempat perkumpulan mafia pada suatu apartemen. Namun, mereka terjebak dan banyak hal tak terduga terjadi di dalamnya.

Banyak yang memberi The Raid bintang lima karena cerita dan laga yang diberikan berhasil membuat para penonton takjub.